PILIHAN
Antisipasi Bencana, BPBD Meranti Butuh Tambahan Personel
SELATPANJANG, Riauin.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti terus berbenah dalam pelayanan masyarakat di bidangnya.
Khusus dalam penanganan bencana, seperti kebakaran sejauh ini tidak menemui kendala berarti. Selain peralatan, tambahan personel sangat diperlukan. Sehingga setiap bencana dapat ditangani dengan baik.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti M Edy Afrizal mengatakan, saat ini BPBD Kepulauan Meranti hanya memiliki tiga regu dengan 52 personel.
Sementara itu, sesuai dengan kebutuhan BPBD membutuhkan sebanyak lima regu. Dia menyebutkan, personelnya saat ini sangat minim untuk menjangkau sembilan kecamatan yang notabene dikelilingi laut. Dan jika terjadi bencana secara bersamaan BPBD akan sedikit kewalahan.
"Dengan kondisi personel yang ada saat ini belumlah memadai. Kendala berarti belum ditemui, namun jika terjadi kebakaran dibanyak tempat kita sangat kewalahan, sedangkan satu regu harus standby di posko," ungkap Edy.
"Kita sudah mengajukan untuk ditambah, namun belum disetujui. Untuk membantu melakukan pemadaman saat ini kita dibantu tim gabungan," kata Edy lagi.
Lebih lanjut dikatakan, terhadap penambahan personel sangat perlu dilakukan agar petugas bisa bekerja dengan maksimal.
"Harus ada penambahan sebanyak 30 orang lagi untuk 2 regu. Jika terjadi bencana secara bersamaan kami tidak kewalahan dalam pembagian tugas," katanya.
Kepala BPBD itu juga mengatakan, harus ada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar di setiap daerah yang rawan agar setiap masalah bisa ditanggulangi secara cepat.(int/nol)
Khusus dalam penanganan bencana, seperti kebakaran sejauh ini tidak menemui kendala berarti. Selain peralatan, tambahan personel sangat diperlukan. Sehingga setiap bencana dapat ditangani dengan baik.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti M Edy Afrizal mengatakan, saat ini BPBD Kepulauan Meranti hanya memiliki tiga regu dengan 52 personel.
Sementara itu, sesuai dengan kebutuhan BPBD membutuhkan sebanyak lima regu. Dia menyebutkan, personelnya saat ini sangat minim untuk menjangkau sembilan kecamatan yang notabene dikelilingi laut. Dan jika terjadi bencana secara bersamaan BPBD akan sedikit kewalahan.
"Dengan kondisi personel yang ada saat ini belumlah memadai. Kendala berarti belum ditemui, namun jika terjadi kebakaran dibanyak tempat kita sangat kewalahan, sedangkan satu regu harus standby di posko," ungkap Edy.
"Kita sudah mengajukan untuk ditambah, namun belum disetujui. Untuk membantu melakukan pemadaman saat ini kita dibantu tim gabungan," kata Edy lagi.
Lebih lanjut dikatakan, terhadap penambahan personel sangat perlu dilakukan agar petugas bisa bekerja dengan maksimal.
"Harus ada penambahan sebanyak 30 orang lagi untuk 2 regu. Jika terjadi bencana secara bersamaan kami tidak kewalahan dalam pembagian tugas," katanya.
Kepala BPBD itu juga mengatakan, harus ada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar di setiap daerah yang rawan agar setiap masalah bisa ditanggulangi secara cepat.(int/nol)
Berita Lainnya
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang