Marketing Komunikasi (Markom) ACT Riau, Wahyu, mengatakan dapur umum telah beroperasi sejak Jumat (1/3) pagi, dan setidaknya dinikmati oleh 30 Kepala Keluarga (KK) yang terkena banjir.
Dijelaskan oleh Wahyu, untuk beberapa hari kedepan, dapur umum ini akan terus beroperasi hingga aktivitas warga desa kembali normal.
“Dapur umum ini menampung kebutuhan warga akan dibuka beberapa hari kedepan,†jelas Wahyu.
Salah seorang warga Desa Petapahan, Anto menyebutkan bahwa ia sangat bersyukur atas bantuan dari ACT.
“Kami tidak bisa masak sama sekali, sementara untuk membeli pasti sangat mahal,†sebut Anto.(int/nol)