Hal ini terlihat pada Apel gabungan Pemerintah Kabupaten Rohul yang diikuti aparatur sipil negara dan tenaga honorer di masing-masing Organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipusatkan di halaman kantor Bupati Rohul.
Apel gabungan bersama OPD yang dipimpin langsung Pejabat Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi dan turut disaksikan Bupati Rohul H Sukiman itu, masing-masing kehadiran ASN dan tenaga honorer OPD membuat barisan tersendiri, dan dilakukan absensi terhadap kehadiran pegawai.
Pengecekan satu persatu kehadiran ASN dan Tenaga honorer dari masing-masing OPD Rohul itu, untuk memastikan penegakan disiplin pegawai dalam mengikuti apel gabungan OPD.
Upaya itu, menindaklanjuti adanya informasi masyarakat menurunnya disiplin ASN dan pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
Bahkan, pejabat eselon III dan IV di masing-masing OPD Rohul membuat barisan tersendiri, untuk memudahkan pihak Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Rohul melakukan absensi satu persatu kehadiran pejabat dalam melaksanakan apel gabungan.
Bupati Rohul H Sukiman menyatakan, penegakan disiplin bagi ASN dan tenaga honorer dilingkungan Pemkab Rohul baik jam masuk kantor maupun apel gabungan bersama OPD, harus konsisten dijalankan dan dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan kesadaran.
Bagi ASN dan tenaga honorer yang tidak disiplin, menurutnya, mereka harus siap menerima konsekuensinya yakni sanksi. Dalam artian pegawai harus memilih, apakah tetap konsisten menjalankan disiplin sesuai dengan peraturan yang ada, atau tidak menjalankan disiplin, dengan konsekuensinya siap menerima sanksi tegas.
‘’Penegakan disiplin pegawai di lingkungan Pemkab Rohul harus ditingkatkan. Namun kita melihat dari laporang, berdasarkan cek and ricek fisik absensi terhadap kehadiran pegawai yang mengikuti apel gabungan OPD pagi ini (Kamis, red), masih ada belasan pegawai yang belum memiliki kesadaran dalam menegakan disiplin kerja, karena tanpa keterangan,’’ ungkap Bupati Rohul H Sukiman usai menyaksikan absensi
kehadiran ASN dan Pegawai dalam menghadiri apel gabungan OPD di halaman kantor bupati, Kamis, (28/6). Bupati menegaskan, agar penegakan disiplin pegawai di lingkungan Pemkab Rohul tetap berjalan yang selama ini dikenal oleh pemerintah kabupaten/kota se Riau.
Baik displin melaksanakan apel pagi dan sore, masuk kantor serta kegiatan salat berjamaah yang dipusatkan di Masjid Agung Islamic Center Rohul, maka sanksi tegas terhadap pegawai yang tak menegakan disiplin harus dijalankan.
’’Kita harapkan kesadaran para pegawai Rohul dalam menanamkan disiplin dan melaksanakan program dan kebijakan yang ditetapkan harusdijalankan dengan ikhlas. Kita tidak ingin, para pegawai yang telah menjalankan disiplin, terpengaruh dengan pegawai yang tak disiplin.Ada atau tidak adanya pimpinan, disiplin tetab ditegakkan oleh
pegawai, ’’tuturnya.
Dia menambahkan, absensi yang dilaksanakan dalam beberapa bulan ini, akan di evaluasi dalam waktu dekat ini. Bila absensi tidak memenuhi aturan karena banyak tanpa keterangan, maka pegawai yang bersangkutan akan mendapatkan sangsi tegas sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan atau disepakati bersama dan dievaluasi.
Sukiman menyatakan dirinya komitmen untuk penegakan disiplin oleh para pegawai, bila ada oknum pegawai yang terjaring Sidak, harus siap secara kosekuensi menerima sanksi yang diberikan.
Karena itu, kedepan penegakan disiplin harus ditanamkan didalam diri para pegawai di lingkungan Pemkab Rohul. Mesti diawasi atau tidak diawasi, seluruh pegawai harus hadir mengikuti apel pagi gabungan OPD di halaman kantor bupati.(yus)