Menyikapi hal ini, Ketua DPRD Riau Septina Primawati meminta Pemprov Riau memastikan ketersediaan bahan-bahan pangan yang dibutuhkan masyarakat. "Selain itu barang-barang dan bahan pangan yang dibutuhkan harus dalam kondisi baik," ujarnya.
Politisi Partai Golkar ini menegaskan, ketersediaan barang ini berpengaruh pada stabilitas harga. Jika pasokan sedikit, harga barang bisa naik dan memberatkan masyarakat.
"Maka dari itu kita harapkan Pemprov melalui dinas terkait memastikan ketersediaan pasokan barang di pasar. Supaya kebutuhan masyarakat di Ramadan bisa terpenuhi," kata Septina
Septina juga menyoroti tentang ditemukannya makanan kaleng yang mengangandung cacing. Ia meminta agar hal serupa tidak terjadi lagi di Riau. "Pengawasan makanan harus ketat, supaya makanan yang diterima masyarakat dalam kondisi baik," tutupnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Riau, M Mansyur, mengatakan bahwa Komisi II akan melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait membahas ketersediaan Sembako di Riau. "Kita akan segera adakan rapat dengan BPOM, Dinas Perdagangan, Ketahananan Pangan, dan lainnya untuk menyambut Ramadhan," ujarnya, Rabu (11/4/2018).
Mansyur menekankan bahwa ketersediaan pangan di pasar jelang Ramadhan ini sangat vital. Karena sudah menjadi kebiasaan di mana saat Ramadan dan Lebaran terjadi peningkatan jual beli di pasar. "Kita akan lakukan koordinasi ini segera," cakap politisi PKS ini.(int/nol)