" Walau berkelahi dengan debu, kegiatan Trabas ini mempunyai arti sendiri bagi rombongan kami. Dari sini saya lebih mengetahui bagaimana kondisi fisik dilapangan serta mengenal lebih dekat masyarakatnya," kata Didit kepada wartawan, Minggu (4/2/2018). Menurut Didit, setiap anggota TNI harus mengenal dengan baik wilayah geografis serta tempat tugasnya. Termasuk keamanan dan daerah yang dianggap rawan tingkat kriminalitasnya.
Untuk wilayah pujud sendiri, sejauh yang ia ketahui, kejahatan disana lebih banyak didominasi dengan transaksi narkoba. Untuk itu dengan kegiatan trabas ini, pihaknya mencoba mengedukasi masyarakat tentang ancaman serta bahaya menjadi pengedar dan pengguna narkoba.
" Kita dengan masyarakat akan bersama sama memerangi narkoba demi kemajuan daerah," ucapnya.
Rombongan Kodim 0321 Trabas Adventure, diikuti sebanyak 20 orang anggota TNI. Mereka melakukan Trabas dengan cara blusukan menggunakan sepeda motor jenis trail.
Selain Dandim, personel TNI yang ikut Trabas juga didampingi Pasi Ops Kapten Czr Agus Panjaitan, Kapten Arh,Zimi, Pasi Pes Kapten Arh Hardi dan Danramil 02 Tanah Putih Kapten Infantri Khairul Anwar. (rls)