RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau dan BUMD PT Riau Pangan Bertuah menggelar operasi pasar murah selama lima hari berturut-turut di Kota Pekanbaru. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengawal kestabilan pasokan dan kelancaran distribusi pangan di tingkat konsumen.
“Kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, melancarkan distribusi, dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” ujar Tetty Nurdianti di Pekanbaru, Senin (12/10/2026).
Kegiatan dipusatkan di lima lokasi berbeda mulai Senin hingga Jumat pekan ini, dengan jadwal operasional dimulai pukul 08.30 WIB setiap harinya. Pelaksanaan hari pertama bertempat di Halaman Kantor Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat.
Lokasi selanjutnya pada Selasa (13/10) digelar di Pekarangan Kantor Lurah Bancah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya. Disertai hari Rabu (14/10) di Halaman Kantor Lurah Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur.
“Pada Kamis, 15 Oktober kita laksanakan di Halaman Masjid Paripurna Al Hasanah Kelurahan Melabung, Kecamatan Tenayan Raya. Terakhir, Jumat, 16 Oktober di Halaman Kantor Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai,” tutur Tetty.
Sejumlah komoditas pangan dijual di bawah harga pasar. Beras SPHP dipatok seharga Rp60.000 per 5 kilogram, sementara beras premium jenis Anak Daro dan Sokan dijual seharga Rp84.500 per 5 kilogram atau Rp169.000 per 10 kilogram.
Untuk komoditas lainnya, gula pasir dijual seharga Rp18.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan Minyakita ditawarkan Rp15.500 per bungkus. Selain itu, garam krista dibanderol Rp2.000 per 200 gram, garam nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta telur ayam ras dijual Rp49.000 per papan.
Pihak penyelenggara mengimbau warga yang bermaksud membeli komoditas pangan murah agar dapat menjaga ketertiban serta mendukung pengurangan sampah plastik.
“Pasar murah dimulai pukul 08.30 WIB. Kami berharap masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami juga mengimbau warga agar membawa kantong belanja sendiri dari rumah guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” pungkas Tetty. (Bil)