RIAUIN.COM - Sebanyak 50 produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Pekanbaru menjalani proses seleksi kelayakan untuk dipasarkan di jaringan minimarket Indomaret. Penyeleksian tersebut berlangsung dalam acara Silaturahmi dan Kurasi Produk UMKM Provinsi Riau di Gedung DPRD Provinsi Riau, Kamis (17/9/2026).
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar menyatakan, kurasi ini menjadi celah besar bagi para pelaku usaha lokal untuk menembus pasar ritel modern.
"Kurasi ini adalah bagaimana kita menyesuaikan kebutuhan pasar melalui Indomaret, sehingga produk UMKM bisa masuk ke ritel. Tentunya ada standar yang harus dipenuhi, seperti standar produk, kemasan, harga, dan lain-lain," ujar Markarius Anwar di lokasi acara.
Markarius Anwar menambahkan, Pemerintah Kota Pekanbaru terus mendorong para pelaku usaha untuk membenahi kualitas produknya. Produk yang lolos seleksi akan langsung menjalin kerja sama distribusi, sementara yang belum memenuhi syarat akan menerima evaluasi bertahap.
"Nanti 50 produk ini dikurasi. Yang sudah layak tinggal melakukan kerja sama, kemudian yang belum layak akan di-review terus sampai memenuhi standar," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Manager Development Indomaret Pekanbaru Yulianto menyampaikan bahwa produk lokal Riau memiliki potensi besar dan daya saing tinggi. Namun, standarisasi tetap diperlukan agar produk mampu bersaing secara nasional di rak ritel modern.
"Kami memberikan pendampingan mengenai kriteria higienitas, standar kemasan, kepastian legalitas, hingga kontinuitas produksi yang menjadi kunci sukses produk UMKM di pasar modern," kata Yulianto.
Melalui pendampingan ini, jaringan ritel tersebut berkomitmen membina pelaku usaha lokal secara berkelanjutan bersama pemerintah daerah dan asosiasi usaha. (Bil)