RIAUIN.COM - Dinas Pendidikan Provinsi Riau menghentikan sementara aktivitas sekolah tatap muka bagi siswa SMA, SMK, dan SLB di Kota Pekanbaru akibat memburuknya kualitas udara. Para siswa dialihkan untuk mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Rabu (16/9/2026) hingga Jumat (18/9/2026).
Kebijakan ini diambil setelah indikator pemantauan menunjukkan indeks kualitas udara di Pekanbaru menyentuh level tidak sehat.
"Sistem PJJ berlaku tiga hari, mulai hari ini sampai Jumat. Anak-anak SMA sederajat di Pekanbaru dijadwalkan kembali belajar di sekolah pada Senin mendatang, tetapi tetap melihat perkembangan kualitas udara," ujar Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, Rabu (16/9/2026).
Erisman Yahya menjelaskan bahwa kebijakan PJJ di daerah luar Pekanbaru diserahkan penuh kepada pemerintah kabupaten dan kota setempat. Pengambilan keputusan tersebut wajib mengacu pada Surat Edaran Gubernur Riau Nomor 100.3.4/17/SETDA/2026 serta data pemantauan cuaca dari BMKG.
"Kondisi kualitas udara tidak merata di seluruh wilayah Riau. Karena itu, penyesuaian libur atau PJJ di daerah lain harus mengikuti situasi udara di lokasi masing-masing," kata Erisman Yahya.
Bagi sekolah yang daerahnya masih aman dan tetap menggelar belajar tatap muka, para siswa diimbau untuk selalu mengenakan masker saat beraktivitas.
"Kami minta sekolah mengimbau siswa memakai pelindung pernapasan seperti masker, menjaga stamina, dan memperbanyak minum air putih. Jika ada kegiatan mendesak di luar ruangan, pastikan masker tetap terpasang," tegas Erisman Yahya. (Bil)