RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan 21 puskesmas sebagai posko utama penanganan medis bagi masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi melonjaknya kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di wilayah setempat.
Puskesmas diminta memberikan kemudahan akses layanan medis serta bantuan medis darurat bagi warga yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap.
"Warga yang terpapar kabut asap bisa mengakses puskesmas untuk mendapatkan layanan kesehatan," kata Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Kamis (27/8/2026).
Guna memastikan pelayanan berjalan optimal, instansi kesehatan di tingkat kecamatan ini diwajibkan beroperasi penuh selama status tanggap darurat berlaku, termasuk pada hari libur.
"Biasanya tutup kalau libur, tapi sekarang seluruh puskesmas bakal tetap buka walau libur selama tanggap darurat ini," ujar Agung Nugroho.
Selain menyiagakan personel medis, setiap fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut diinstruksikan menyediakan stok masker, vitamin, serta peralatan penanganan pasien yang memadai untuk mengantisipasi lonjakan warga yang membutuhkan perawatan. (Bil)