Kanal

Warga Enam Daerah di Riau Diminta Waspadai Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

RIAUIN.COM - Intensitas ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bumi Lancang Kuning mulai menunjukkan tren positif. BMKG mencatat kemunculan hotspot atau titik panas di wilayah Provinsi Riau melandai secara signifikan hingga menyisakan 25 titik pada Jumat (7/8/2026).

Turunnya sebaran titik api ini bertepatan dengan adanya peluang guyuran hujan yang merata di sejumlah daerah dari pagi hingga dini hari. Dari total 25 titik panas yang terdeteksi lewat pemantauan satelit terbaru, area Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah yang menyumbang angka tertinggi.

"Untuk peta sebaran hari ini, Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hulu berada di posisi teratas dengan masing-masing terdeteksi sembilan titik panas," kata Prakirawan BMKG Yasir P dalam keterangan tertulisnya, Jumat.

Selain dua kawasan tersebut, sebaran titik panas lain terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak tiga titik dan Kabupaten Rokan Hulu dua titik. Sementara itu, Kabupaten Kuantan Singingi serta Rokan Hilir masing-masing mencatatkan satu titik panas.

Kondisi Riau terbilang membaik jika dibandingkan akumulasi titik panas di kawasan Pulau Sumatera yang secara keseluruhan menembus angka 322 titik. Provinsi Sumatera Selatan saat ini menempati urutan pertama dengan 93 titik, disusul Jambi 57 titik, dan Sumatera Utara 49 titik.

Meskipun titik api mengalami penurunan, BMKG tetap mengimbau warga di beberapa kawasan Riau untuk mewaspadai perubahan cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat memicu fenomena alam lainnya.

"Masyarakat patut mewaspadai potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Fenomena cuaca ini berpeluang melanda Kabupaten Pelalawan, Siak, Kuantan Singingi, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir," ujar Yasir P.

Berdasarkan analisis pergerakan cuaca harian, hujan berintensitas ringan hingga sedang diprediksi mengguyur Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, dan Pelalawan pada pagi hari. Wilayah Kampar, Siak, Kuantan Singingi, hingga Kota Pekanbaru diperkirakan baru akan basah oleh hujan pada rentang waktu malam sampai dini hari.

Di samping itu, parameter suhu udara di Riau terpantau berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 55–99 persen. Pergerakan angin bertiup dari arah timur ke selatan pada kecepatan 10–30 kilometer per jam, sedangkan estimasi tinggi gelombang di perairan Riau masih tergolong aman pada rentang 0,5–1,25 meter. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler