RIAUIN.COM – Tiga bulan lalu, kolam-kolam di Korong Rimbo Karanggo, Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, masih dipenuhi benih ikan lele. Hari ini, kolam yang sama menghadirkan senyum masyarakat melalui panen perdana sebanyak 20 kilogram ikan lele. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Program Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Perikanan untuk Masyarakat Mandiri dan Sejahtera yang diinisiasi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Sumatera Bagian Tengah (UP2B Sumbagteng) mulai memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Momentum tersebut ditandai dengan peresmian program yang dihadiri Manager PLN UP2B Sumbagteng Mukti Irawan, Wali Nagari Sintuak Desrial SPd, Camat Sintuak Toboh Gadang Rusniwita SSos, perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman Syafrudin, jajaran manajemen PLN UP2B Sumbagteng, Kelompok Pembudidaya Ikan Air Tawar Kolam Terpadu "Kelompok Sepakat", serta masyarakat sekitar.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN tersebut dirancang untuk memperkuat ekonomi lokal melalui pengembangan budidaya ikan air tawar yang berkelanjutan. Bantuan berupa pengembangan kolam budidaya beserta sarana pendukung telah disalurkan kepada Kelompok Sepakat sekitar tiga bulan lalu. Kini, hasil panen perdana menjadi indikator awal bahwa program tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi berhasil memasuki tahap pemberdayaan yang menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Sebagai simbol keberlanjutan, para tamu undangan turut melakukan penebaran benih ikan lele ke kolam budidaya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama menggunakan hasil panen perdana. Momen sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa dari kolam yang dikelola bersama, tumbuh optimisme baru bagi masyarakat untuk membangun usaha yang lebih mandiri.
Manager PLN UP2B Sumbagteng, Mukti Irawan, mengatakan bahwa tujuan utama program ini adalah menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.
"Listrik tidak hanya menggerakkan mesin, tetapi juga menggerakkan kehidupan dan perekonomian masyarakat. Melalui program ini, PLN ingin hadir sebagai mitra pembangunan yang mendorong lahirnya kelompok-kelompok usaha yang mandiri dan produktif. Panen perdana hari ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Mukti.
Ia menambahkan, keberhasilan panen perdana merupakan langkah awal dari proses pemberdayaan yang akan terus didampingi agar mampu berkembang menjadi usaha produktif yang memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.
Apresiasi juga disampaikan Wali Nagari Sintuak, Desrial, S.Pd., yang menilai program tersebut telah membangkitkan semangat masyarakat untuk mengembangkan potensi perikanan di wilayahnya.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UP2B Sumbagteng atas kepeduliannya terhadap masyarakat Nagari Sintuak. Bantuan ini tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga menumbuhkan semangat masyarakat untuk berusaha bersama. Kami berharap program ini terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga," ungkap Desrial.
Secara terpisah, General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto, menegaskan bahwa setiap program TJSL PLN dirancang agar mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.
"Keberhasilan PLN tidak hanya diukur dari keandalan menjaga pasokan listrik, tetapi juga dari manfaat yang mampu kami hadirkan bagi masyarakat. Melalui program pemberdayaan ekonomi seperti ini, PLN ingin mendorong tumbuhnya kelompok usaha yang mandiri, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menciptakan nilai bersama yang berkelanjutan bagi daerah," ujar Elvanto.
Program Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Perikanan ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Tujuan 8, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penciptaan peluang usaha produktif, penguatan kapasitas kelompok masyarakat, serta peningkatan ekonomi lokal secara inklusif dan berkelanjutan.
Bagi PLN, panen perdana ini bukan sekadar menghasilkan 20 kilogram ikan lele. Lebih dari itu, panen ini menjadi awal dari tumbuhnya harapan baru bahwa ketika perusahaan, pemerintah, dan masyarakat berjalan bersama, sebuah program pemberdayaan mampu menghadirkan manfaat yang terus berkembang. Dari kolam-kolam sederhana di Nagari Sintuak, PLN berharap lahir semakin banyak kisah tentang masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. - rls