RIAUIN.COM - Langkah percepatan perbaikan infrastruktur penampung air terus digenjot di Provinsi Riau guna meminimalisasi risiko luapan air saat musim hujan. Penataan difokuskan pada kawasan padat pemukiman di wilayah ibu kota provinsi yang kerap dikeluhkan warga sekitar akibat genangan tinggi.
Salah satu fokus perbaikan infrastruktur air tersebut menyasar kawasan Kecamatan Tuah Madani. Pembuatan saluran pembuangan air baru sepanjang 0,7 kilometer di lintasan Jalan Suka Karya kini sedang dipacu agar dapat beroperasi penuh sebelum pergantian tahun.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik di lapangan terus dikejar untuk memperlebar jalur air menuju muara anak sungai terdekat.
"Fokus utama kita adalah memperbesar kapasitas tampung air di kawasan Suka Karya. Jadi ketika intensitas hujan sangat tinggi, limpasan air bisa langsung teralirkan dengan cepat tanpa sempat merendam pemukiman warga," ujar Edward Riansyah, Kamis (23/7/2026).
Pria yang akrab disapa Edu ini menambahkan, pembenahan titik rawan genangan di Riau, khususnya Pekanbaru, merupakan agenda prioritas yang diinstruksikan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Pihaknya berupaya menyelesaikan pekerjaan ini sesuai target jadwal yang disepakati.
"Untuk pekerjaan di ruas Suka Karya ini kami optimis tuntas seluruhnya pada tahun ini," tegas Edu.
Selain titik tersebut, pembenahan sistem penampung air juga sedang berjalan secara simultan di wilayah lain, seperti pembenahan lintasan sepanjang 1,2 kilometer di Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki, yang diproyeksikan rampung menjelang penutupan tahun 2026. (Bil)