RIAUIN.COM - Geliat aktivitas perdagangan dan jasa di Kota Pekanbaru kini menjadi motor utama yang mendongkrak roda perekonomian di tingkat Provinsi Riau. Lonjakan signifikan pada sektor Pendapatan Asli Daerah serta laju pertumbuhan ekonomi kota yang menyentuh angka 8 persen menjadi pemicu utama tren positif tersebut.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik, laju pertumbuhan ekonomi di ibu kota Provinsi Riau ini merangkak naik ke angka 8 persen, setelah sebelumnya bertahan di kisaran 7,9 persen. Dampak dari perputaran ekonomi yang masif di kota ini langsung dirasakan pada skala regional, di mana pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau kini sukses terjaga di atas 4 persen.
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar menjelaskan bahwa capaian makro ekonomi ini tidak terlepas dari posisi strategis Pekanbaru. Sebagai pusat pemerintahan sekaligus episentrum bisnis dan jasa, dinamika pembangunan di kota ini memiliki efek domino yang kuat bagi kabupaten dan kota lain di sekitarnya.
"Pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau secara keseluruhan tidak terlepas dari peran krusial Kota Pekanbaru. Jika aktivitas di kota ini semakin maju dan berkembang, secara otomatis pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau juga akan ikut terdongkrak naik," kata Markarius Anwar saat memberikan keterangan di Pekanbaru, Rabu (15/7/2026).
Indikator positif ini juga tercermin kuat dari performa keuangan daerah. Sepanjang tahun 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kota Pekanbaru melesat tajam dari angka Rp 800 miliar menjadi Rp 1,2 triliun. Jika diakumulasikan secara menyeluruh dengan sektor pendapatan daerah lainnya, total pundi-pundi yang berhasil dikumpulkan kota ini melonjak dari Rp 900 miliar hingga menyentuh Rp 1,3 triliun.
Pemerintah kota menilai capaian ini sebagai bukti resiliensi ekonomi lokal di tengah situasi global dan nasional yang masih dipenuhi ketidakpastian. Lonjakan pendapatan yang masuk ke kas daerah mengindikasikan kepatuhan pajak yang membaik serta iklim usaha yang kembali bergairah.
Markarius Anwar menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan cepat puas dengan pencapaian angka-angka tersebut. Fokus ke depan adalah memastikan pertumbuhan ini berjalan konsisten dan dampaknya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Riau.
"Peningkatan ini menjadi bukti nyata bahwa kondisi ekonomi kita terus tumbuh ke arah yang positif. Karena itu, kami akan terus berupaya keras menjaga iklim investasi yang kondusif, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur agar pertumbuhan ekonomi ini tetap berkelanjutan," ujar Markarius Anwar menambahkan. (Bil)