Kanal

79.350 Calon Siswa Berebut Masuk SMA/SMK Negeri di Riau, Sekolah Kejar Target Verifikasi Berkas

RIAUIN.COM - Proses pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru atau SPMB tingkat SMA dan SMK negeri di Provinsi Riau untuk Tahun Ajaran 2026/2027 resmi berakhir. Dari total akun yang dibuat oleh masyarakat, tercatat ada 1.679 akun pendaftaran yang akhirnya hangus atau tidak digunakan sama sekali hingga sistem daring ditutup.

Panitia mencatat total akun aktif yang sempat dibuat dalam sistem SPMB mencapai 81.029 akun. Namun, hingga batas akhir penutupan pada Jumat (19/6/2026) pukul 13.00 WIB, hanya 79.350 akun yang menyelesaikan pengisian data dan resmi mendaftar ke sekolah tujuan.

Tim Teknis SPMB Riau Jeffri Hunter menduga, ribuan akun yang tidak dimanfaatkan tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor. Banyak calon peserta didik yang diperkirakan sudah melirik opsi di luar sekolah negeri reguler yang masuk dalam sistem ini.

"Kemungkinan mereka sudah diterima di sekolah berasrama (boarding school), sekolah luar daerah, atau memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta, sehingga akun yang sudah dibuat tidak digunakan," kata Jeffri saat dikonfirmasi dari Pekanbaru.

Saat ini, fokus panitia di setiap sekolah beralih pada tahap verifikasi berkas dan dokumen fisik para pendaftar. Masa verifikasi penentu ini dijadwalkan berlangsung ketat selama satu hari penuh dan berakhir pada Sabtu (20/6/2026) pukul 13.00 WIB.

Jeffri menegaskan bahwa proses ini sangat krusial karena masih banyak calon siswa yang mengirimkan berkas pada menit-menit terakhir menjelang penutupan sistem. Berdasarkan petunjuk teknis, sekolah wajib memastikan validitas data sebelum pengumuman kelulusan. Setelah tahap verifikasi rampung, hasil kelulusan SPMB akan diumumkan secara serentak di seluruh wilayah Riau pada Senin (22/6/2026) pukul 10.00 WIB.

Mengenai peta kompetisi, seluruh dari 79.350 pendaftar dipastikan telah mengamankan pilihan pertama mereka. Kompetisi ketat juga terlihat dari pemanfaatan pilihan sekolah cadangan oleh para calon siswa demi memperbesar peluang lolos.

Tercatat sebanyak 22.683 peserta tercatat menggunakan kesempatan pada pilihan kedua. Sementara itu, untuk pilihan ketiga, ada 7.055 calon siswa yang memanfaatkannya.

Jeffri mengingatkan bahwa angka pada pilihan kedua dan ketiga tersebut bukan merupakan jumlah siswa baru, melainkan pecahan dari total pendaftar pada pilihan pertama yang menguji keberuntungan di sekolah alternatif.

Pemerintah Provinsi Riau berharap proses seleksi tahun ini dapat berjalan transparan dan objektif demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh anak di Bumi Lancang Kuning. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler