Kanal

Tim Gabungan Antisipasi Spekulan Pangan di Pekanbaru

RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru bersama jajaran kepolisian dan instansi terkait memperketat pengawasan jalur distribusi pangan guna mengantisipasi aksi spekulasi atau penimbunan barang pokok. Langkah preventif ini diambil di tengah tekanan eksternal berupa penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat yang mulai berdampak pada fluktuasi harga sejumlah komoditas impor di pasar domestik menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengonfirmasi bahwa satgas pangan akan segera diterjunkan ke lapangan untuk memeriksa fasilitas penyimpanan atau gudang-gudang distributor berskala besar. Pemeriksaan acuan stok ini bertujuan memastikan rantai pasok ke masyarakat tetap berjalan normal tanpa hambatan buatan yang sengaja diciptakan untuk memicu kelangkaan.

Selain penegakan hukum di lini distribusi, intervensi pasar berupa penyelenggaraan pasar murah juga disiapkan di sejumlah titik rawan guna menjaga daya beli masyarakat bawah. Upaya stabilisasi komparatif ini sengaja dirancang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar gejolak harga di tingkat pedagang eceran dapat diredam sedini mungkin.

Terkait dengan tantangan makroekonomi akibat sirkulasi mata uang asing, pemerintah daerah terus berkoordinasi intensif dengan Bank Indonesia perwakilan setempat. Berdasarkan asesmen otoritas moneter tersebut, pemerintah pusat masih memiliki ruang kebijakan yang cukup besar untuk mengintervensi pasar uang dan menekan kembali laju penguatan dolar AS, sehingga dampaknya terhadap inflasi pangan daerah dapat diminimalkan. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler