Kanal

Pemkab Kampar dan Sespim Polri Kolaborasi Cegah Karhutla Lewat Green Policing

RIAUIN.COM - Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat kolaborasi bersama Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri untuk mengoptimalkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini diwujudkan melalui penerapan konsep Green Policing guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Kampar.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Kuliah Kerja Profesi (KKP) Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026 di ruang rapat Bupati Kampar, Senin (18/5/2026).

Penjabat Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyatakan, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap riset dan kajian lapangan yang dilakukan oleh para peserta Sespimmen. Menurut dia, isu karhutla memerlukan pendekatan penegakan hukum dan pencegahan yang berbasis lingkungan.

"Kami sangat mengapresiasi dan bangga wilayah Kampar dipilih menjadi lokus kajian strategis ini. Pemerintah Kabupaten Kampar siap mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan agar data dan rekomendasi yang dihasilkan konkret untuk masyarakat," ujar Ahmad Yuzar.

Ahmad Yuzar berharap para perwira peserta Sespimmen dapat merumuskan formulasi yang aplikatif. Dengan demikian, saat mereka nantinya bertugas sebagai pimpinan wilayah di kepolisian, ilmu yang didapat mampu diimplementasikan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat yang sensitif terhadap isu lingkungan.

Pada kesempatan yang sama, Perwira Pendamping KKP, BJP Turman Sormin Siregar menjelaskan bahwa program kuliah kerja profesi ini digelar serentak di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Polda Riau, terdapat dua lokasi yang menjadi fokus utama, yaitu Polresta Pekanbaru dan Polres Kampar.

"Selama tiga hari ke depan, para peserta akan menghimpun data dan menganalisis situasi riil di Kampar. Hasilnya akan disusun dalam bentuk laporan komprehensif mengenai optimalisasi Green Policing," kata Turman Sormin Siregar.

Sebagai informasi, lembaga Sespim Polri saat ini membawahi empat jenjang pendidikan kepemimpinan, meliputi Sespimti, Sespimmen, Sespimmen setingkat sarjana, dan Sespima. Para lulusannya diproyeksikan untuk mengisi jabatan strategis, mulai dari Kapolsek, Kasat, hingga Kapolres.

Diskusi strategis ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kampar Misharti, Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Arfi Mardianayah, serta perwakilan unsur Forkopimda. Di antaranya Danramil 01/Bkn Mayor Inf Marwan Parapat yang mewakili Dandim 0313/KPR, Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat, Kabag SDM Polres Kampar Kompol Hendri Gani, dan Kasat Intelkam Polres Kampar AKP Josrizal.

Sementara itu, delegasi Sespim Polri yang hadir mendampingi antara lain KBP Cahyo Hadi Prabowo, KBP Deny Agung Adriana, dan KBP Noffan Widyayoko. Adapun peserta didik yang menerjunkan diri dalam kajian ini meliputi Suardi J, Fernando Saharta Saragi, M Aldy Harjasatya, Dodiawan S, Bery Juana Putra, Dewa Ayu Rayoka Cempaka, Yusuf Tauziri, M Chairman Sumarlianto Akbar, Dedy Setiawan, dan Veri Apriandi. (Adv)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler