Kanal

Pekanbaru Nihil Karhutla dalam Dua Pekan Terakhir

RIAUIN.COM - Intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Kota Pekanbaru dalam 14 hari terakhir efektif menekan titik api. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru mencatat tidak ada aktivitas pemadaman lahan baru sejak memasuki pertengahan April 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru Iwa Gemino mengungkapkan bahwa cuaca mendung dan hujan rutin menjadi faktor utama yang menjaga kelembapan lahan gambut di wilayahnya. Menurut catatan instansi tersebut, operasi pemadaman terakhir dilakukan tim satgas pada 4 April lalu.

"Kondisi saat ini relatif terkendali. Sejak aksi pemadaman di Jalan Pramuka dua minggu lalu, nihil laporan kebakaran baru karena faktor cuaca yang mendukung," ujar Iwa Gemino saat memberikan keterangan didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pekanbaru Alan Kurnia.

Meski saat ini situasi melandai, BPBD tetap mewaspadai potensi lonjakan kasus mengingat total area yang terdampak sepanjang tahun ini sudah cukup signifikan. Berdasarkan data rekapitulasi sejak Januari hingga awal April 2026, total luas lahan yang hangus di Pekanbaru telah mencapai 32,9 hektar.

Berikut adalah rincian penanganan karhutla oleh tim BPBD: Total Kejadian 58 titik kebakaran. Luas Terdampak 32,9 hektar. Lokasi Terakhir Jalan Pramuka (luas sekitar 1 hektar).

Iwa Gemino menekankan bahwa meskipun hujan membantu proses pendinginan lahan secara alami, kesadaran masyarakat tetap menjadi kunci utama pencegahan. Pihaknya meminta warga untuk menghentikan praktik pembersihan atau pembukaan lahan dengan metode pembakaran, terutama saat memasuki transisi cuaca di masa mendatang.

Langkah preventif terus dilakukan oleh personel di lapangan guna memastikan tidak ada sisa bara api di bawah permukaan gambut yang bisa memicu kebakaran susulan saat cuaca kembali panas. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler