Kanal

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Riau Turun pada Januari 2026

RIAUIN.COM - Arus kunjungan wisatawan mancanegara ke Provinsi Riau menunjukkan tren penurunan pada awal tahun 2026. Badan Pusat Statistik Provinsi Riau mencatat, selama Januari 2026, terdapat 5.532 kunjungan warga negara asing melalui empat pintu masuk utama di wilayah tersebut.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Asep Riyadi menyampaikan bahwa jumlah tersebut merosot sebesar 20,95 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 6.998 kunjungan. Jika dibandingkan dengan periode Januari 2025, angka ini juga mengalami kontraksi sebesar 10,75 persen.

"Penurunan terjadi baik secara bulanan maupun tahunan. Pada Januari 2025, jumlah kunjungan tercatat sebanyak 6.198 orang," ujar Asep Riyadi di Pekanbaru, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan pintu masuknya, Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) melayani 2.744 kunjungan. Sementara itu, jalur laut melalui Pelabuhan Dumai mencatat 1.112 kunjungan, Pelabuhan Bengkalis 1.122 kunjungan, dan Pelabuhan Tanjung Harapan di Kepulauan Meranti sebanyak 554 kunjungan.

Secara keseluruhan, moda transportasi laut masih mendominasi dengan kontribusi 50,40 persen, disusul angkutan udara sebesar 49,60 persen. Meski secara total menurun, kunjungan melalui jalur udara sebenarnya mengalami kenaikan tipis 2,24 persen jika dibandingkan dengan posisi Januari tahun lalu.

Hingga saat ini, wisatawan asal Malaysia masih menjadi penyumbang terbesar bagi pariwisata Riau. Sepanjang Januari 2026, tercatat ada 2.754 kunjungan warga Malaysia atau setara dengan 49,78 persen dari total wisman.

"Posisi selanjutnya diikuti oleh wisatawan asal Singapura sebanyak 213 kunjungan, Tiongkok 167 kunjungan, India 94 kunjungan, dan Perancis 54 kunjungan," kata Asep Riyadi menjelaskan.

Penurunan terdalam pada bulan ini dialami oleh kelompok wisatawan asal Belanda yang merosot hingga 66,67 persen dibanding bulan sebelumnya. Wisatawan asal Malaysia juga mencatatkan penurunan signifikan sebesar 34,77 persen secara bulanan.

Data BPS menunjukkan bahwa pergerakan pelancong asing ke Riau dalam setahun terakhir sangat fluktuatif. Setelah mencapai puncaknya pada Juni 2025 dengan 7.802 kunjungan, angka tersebut terus bergerak naik-turun mengikuti pola musiman.

Kenaikan sempat terjadi pada Agustus dan September 2025, sebelum akhirnya kembali melandai pada akhir tahun dan berlanjut hingga awal 2026. Kondisi ini mengindikasikan bahwa mobilitas regional dan faktor musiman masih menjadi penentu utama dalam volume kunjungan wisata ke Bumi Lancang Kuning. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler