RIAUIN.COM - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru melakukan inspeksi mendadak dan uji sampel pangan di Pasar Takjil Jalan WR Supratman serta Jalan HOS Cokroaminoto, Pekanbaru, Kamis (19/2/2026). Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan konsumsi masyarakat selama bulan Ramadhan.
Kepala BBPOM di Pekanbaru Alex Sander menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Intensifikasi Pengawasan Pangan. Selain melakukan pengujian, petugas juga memberikan edukasi terkait bahaya resistensi antimikroba hingga pencegahan stunting kepada para pedagang dan pembeli.
"Ramadhan selalu menjadi perhatian khusus karena aktivitas jual-beli pangan meningkat pesat. Kami hadir untuk memastikan produk yang beredar benar-benar aman dari zat berbahaya," ujar Alex Sander, Jumat (20/2/2026).
Dalam pengawasan tersebut, tim ahli mengambil 22 sampel pangan yang dicurigai secara acak. Sampel-sampel itu kemudian diuji di tempat menggunakan rapid test kit untuk mendeteksi empat parameter zat berbahaya, yaitu Formalin, Boraks, Rhodamin B, Metanil Yellow.
"Berdasarkan hasil pengujian terhadap 22 sampel di dua lokasi tersebut, seluruhnya dinyatakan negatif atau bebas dari kandungan bahan berbahaya," lanjut Alex Sander.
Selain pengujian laboratorium, BBPOM turut membagikan materi edukasi melalui leaflet yang menekankan pentingnya prinsip "Cek KLIK" (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa). Masyarakat diminta lebih jeli sebelum bertransaksi, terutama pada produk kosmetik dan obat-obatan yang marak ditawarkan di musim tertentu.
Melalui pengawasan ini, BBPOM berharap kesadaran produsen pangan meningkat sehingga tidak lagi menggunakan bahan non-pangan dalam produk konsumsi. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan menjadi konsumen yang cerdas demi kesehatan keluarga. (Bil)