RIAUIN.COM - Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kota Pekanbaru, Riau, mulai merangkak naik menjelang perayaan Imlek 2026. Saat ini, harga komoditas tersebut terpantau berada di kisaran Rp 145.000 hingga Rp 150.000 per kilogram.
Kenaikan harga terjadi secara bertahap sejak awal Februari dan diprediksi masih akan berlanjut. Di Pasar Lima Puluh, misalnya, harga daging sapi kini menyentuh angka Rp 150.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp 140.000 pada awal bulan.
"Sudah beberapa minggu ini harganya naik. Awal Februari kemarin masih Rp 140.000," ujar Andi (50), salah satu pedagang di Pasar Lima Puluh, Senin (16/2/2026).
Menurut Andi, lonjakan harga dipicu oleh meningkatnya permintaan konsumen yang tidak dibarengi dengan penambahan pasokan dari tingkat peternak. Selain faktor Imlek, jarak waktu yang berdekatan dengan awal bulan Ramadhan turut memengaruhi tren kenaikan harga ini.
Kenaikan serupa juga terlihat di Pasar Sail. Riki (42), pedagang daging di pasar tersebut, menyebutkan harga masih bertahan di angka Rp 150.000 per kilogram, namun ia memproyeksikan bakal ada kenaikan susulan dalam dua hingga tiga hari ke depan.
"Polanya selalu sama setiap tahun. Menjelang hari besar keagamaan atau perayaan tertentu, harga pasti cenderung naik," kata Riki.
Sementara itu, fluktuasi harga yang sedikit lebih rendah ditemukan di Pasar Tangor. Dendi (27), pedagang setempat, masih menjual daging sapi seharga Rp 145.000 per kilogram. Meski harga modal dari peternak sudah naik, ia memilih untuk tidak menaikkan harga terlalu tinggi demi menjaga daya beli masyarakat.
"Januari lalu harganya masih Rp 130.000 per kilogram. Kami berupaya menjaga agar pembeli tetap ramai dan perputaran modal tetap jalan," tutur Dendi
Hingga saat ini, para pedagang memprediksi harga akan terus bergejolak hingga memasuki bulan puasa mendatang, mengingat tingginya konsumsi protein hewani pada periode tersebut. (Bil)