Kanal

Masuki Musim Kemarau, Warga Pekanbaru Diminta Perbarui Instalasi Listrik Bangunan Tua

RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru mengingatkan masyarakat untuk memperketat pengawasan terhadap risiko kebakaran bangunan seiring masuknya musim kemarau di wilayah tersebut. Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan adalah kelayakan instalasi listrik pada hunian yang sudah berumur.

Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar mengungkapkan bahwa banyak bangunan di Pekanbaru masih menggunakan jaringan kabel yang telah berusia lebih dari dua dekade tanpa ada pengecekan berkala. Menurutnya, kondisi ini menyimpan bom waktu yang bisa memicu kebakaran kapan saja.

"Instalasi pada rumah lama, terutama yang sudah 10 sampai 20 tahun, wajib diperiksa menyeluruh. Jangan sampai diabaikan karena risiko kerusakannya sangat tinggi," ujar Markarius Anwar di Pekanbaru, Kamis (29/1/2026).

Faktor cuaca di Pekanbaru yang cenderung panas sepanjang tahun mempercepat degradasi material pembungkus kabel. Markarius Anwar menjelaskan bahwa plastik pelindung kabel rentan meleleh jika terpapar suhu tinggi secara terus-menerus, yang kemudian memicu hubungan arus pendek atau korsleting.

Berdasarkan data kejadian belakangan ini, mayoritas kebakaran di wilayah Pekanbaru memang dipicu oleh masalah elektrikal. Masyarakat diminta proaktif mengganti kabel yang sudah tidak layak sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

Selain urusan kelistrikan, aspek desain bangunan juga menjadi perhatian serius. Markarius Anwar menyoroti penggunaan teralis besi pada jendela dan pintu yang sering kali dipasang mati tanpa akses pembukaan dari dalam.

Ia menekankan bahwa setiap hunian wajib memiliki jalur keluar darurat. Penggunaan teralis tetap harus mempertimbangkan kemudahan akses evakuasi agar penghuni tidak terjebak saat api mulai merambat.

"Pastikan teralis bisa dibuka. Jangan biarkan rumah tertutup rapat tanpa pintu darurat, karena itu sangat membahayakan nyawa dalam situasi kritis," pungkas Markarius Anwar. (Bil)

 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler