RIAUIN.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Pelalawan, Riau. Kali ini, api melahap sekitar 3 hingga 4 hektar lahan semak belukar di kawasan Jalan Lintas Timur KM 73 Tanjung Raya, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota.
Hingga Jumat (30/1/2026), tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna memastikan sisa bara api di bawah permukaan gambut benar-benar padam.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK memimpin langsung jalannya operasi pemadaman di titik koordinat 0°21'59,514" LU dan 101°51'46,182" BT tersebut. Menurutnya, respons cepat sangat krusial agar sebaran api tidak meluas ke area konsesi atau perkebunan warga lainnya.
"Kami terus berupaya maksimal melakukan pemadaman secara menyeluruh guna mencegah api merambat ke wilayah sekitar," ujar John Louis Letedara dalam keterangannya.
Kondisi di lapangan memberikan tantangan tersendiri bagi para petugas. Karakteristik lahan gambut yang menyimpan panas di kedalaman tanah, ditambah tiupan angin kencang, membuat api sewaktu-waktu dapat kembali muncul ke permukaan. Selain itu, akses menuju lokasi sempat terkendala medan yang licin dan berlumpur akibat guyuran hujan.
Dalam operasi ini, kepolisian dibantu oleh tim pemadam dari pihak swasta. Sejumlah peralatan dikerahkan ke titik api, di antaranya, dua unit mesin mini striker, satu unit mesin mark three milik PT RAPP, rangkaian selang sepanjang lima rol dan dua nozzle untuk menjangkau titik terjauh.
Meski api utama sudah berhasil dijinakkan, kepulan asap tipis dilaporkan masih terlihat di beberapa titik. Petugas memastikan akan tetap bersiaga di lokasi hingga area dinyatakan benar-benar aman dari potensi kebakaran susulan. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan kerentanan lahan gambut di Riau selama periode cuaca yang tidak menentu.
Sumber: Halloriau