Kanal

Lagi, Delapan Pekerja Migran Nonprosedural Dipulangkan Melalui Pelabuhan Dumai dari Malaysia

RIAUIN.COM - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau memfasilitasi pemulangan delapan pekerja migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia. Rombongan yang tiba melalui Pelabuhan Dumai pada Minggu (25/1/2026) tersebut diketahui berangkat secara nonprosedural, dengan satu di antaranya dalam kondisi sakit jantung.

Para pekerja migran Indonesia (PMI) ini sebelumnya ditahan di Depot Tahanan Imigresen (DTI) Kemayan, Pahang, Malaysia. Mereka tiba di Riau menggunakan kapal feri Indomal Dinasty sekitar pukul 15.50 WIB. Kelompok ini terdiri dari empat laki-laki dan empat perempuan yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan menjelaskan bahwa setibanya di pelabuhan, seluruh pekerja langsung menjalani pemeriksaan dokumen oleh pihak Imigrasi dan pemeriksaan kesehatan oleh petugas Balai Kekarantinaan Kesehatan.

"Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan seorang pekerja asal Nusa Tenggara Barat berinisial Sanusi mengidap penyakit jantung dan sempat mengeluhkan sesak napas. Namun, setelah diobservasi, kondisinya dinyatakan stabil dan layak untuk melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal," ujar Fanny, Selasa (27/1/2026).

Saat ini, kedelapan pekerja tersebut ditampung sementara di Rumah Ramah PMI yang dikelola oleh Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kota Dumai. Di lokasi tersebut, mereka menjalani pendataan ulang sekaligus mendapatkan pembekalan informasi.

Fanny menekankan pentingnya edukasi bagi para pekerja agar tidak kembali terjebak dalam jalur keberangkatan nonprosedural. Menurutnya, bekerja tanpa dokumen resmi hanya akan menempatkan para pekerja pada posisi rentan di luar negeri.

"Kami memberikan edukasi mengenai risiko besar bekerja ke luar negeri secara ilegal agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tambahnya. (Bil)

 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler