RIAUIN.COM - Dinas Sosial (Dinsos) Pekanbaru kembali mengingatkan warga Kota Pekanbaru, agar tidak memberikan sumbangan ke gelandangan dan pengemis (Gepeng). Karena akan mengakibatkan jumlah gepeng semakin banyak di persimpangan jalan.
"Meminta-minta di persimpangan jalan faktanya malah menjadi mata pencaharian para gepeng. Gepeng bisa mendapatkan uang dari hasil meminta -minta itu mencapai ratusan ribu rupiah hanya kurang dari dua jam," tukas Plt Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Junaedy, Minggu (18/1/2026). .
Ia melanjutkan, dari hasil patroli Satgas PPKS Dinsos Pekanbaru, mereka menemukan gepeng yang berpenghasilan sampai Rp246 ribu hanya dari 1,5 jam mereka bekerja.
"Saat itu Satgas PPPK Dinsos Pekanbaru tengah patroli rutin hingga mendapati salah satu gepeng di kawasan Flyover Jalan Tuanku Tambusai - Soekarno Hatta. Gepeng itu mengenakan pakaian tokoh animasi Ultraman dalam menjalankan aksinya. Dia juga diketahui merupakan seorang perempuan yang membawa anak menjalankan aksinya," jelasnya.
Petugas mendapati gepeng ini membawa satu bakul sebagai tempat uang hasil meminta-minta. Petugas lalu meminta gepeng tersebut menghitung uang yang berhasil ia dapatkan dari meminta-minta tersebut. "Dia mengaku mulai dari Jam 11 dan petugas kita datang pukul 12.30, sudah dapat Rp246 ribu," ujarnya.
"Selanjutnya, petugas membawa gepeng yang terjaring untuk dilakukan assessment. Mereka juga diminta membuat pernyataan untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya. Kami terus mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan di jalan, karena kalau diberi terus gepeng ini tidak akan pernah habisnya," ungkap Junaedy. (Bil)