RIAUIN.COM - Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra sangat menyayangkan bahwa dua di antara pelaku aksi geng motor yang diamankan Polresta Pekanbaru merupakan anak-anak di bawah umur.
Ia juga mengapresiasi atas gerak cepat pihak kepolisian yang mengamankan pelaku geng motor yang selama ini meresahkan masyarakat.
"Namun yang sangat disayangkan adanya anak-anak yang ikut terlibat. Seharusnya anak-anak berada dalam lingkungan yang mendukung pendidikan dan masa depan mereka, bukan justru terjerumus dalam tindakan kriminal," ujar Aidhil, Senin (12/1/2026).
"Keterlibatan anak di bawah umur dalam aksi kriminal seperti geng motor menunjukkan lemahnya pengawasan dan pembinaan, baik di keluarga maupun lingkungan sosial," ucapnya.
Ia mengatakan, perlu upaya pencegahan yang lebih masif melalui peran orang tua, sekolah, serta pemerintah daerah. "Selain itu, perlu sinergi semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga pemerintah dan aparat penegak hukum, untuk melakukan pembinaan dan pencegahan sejak dini agar kejadian serupa tidak terus terulang," katanya.
"Ke depan upaya pencegahan dapat diperkuat sehingga generasi muda di Kota Pekanbaru tidak terjerumus ke dalam aktivitas negatif yang dapat merusak masa depan mereka sekaligus mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat," harapnya.
Sumber: Halloriau