Kanal

YIPNA Bangun Kembali Pagar Sekolah yang Roboh Diterjang Longsor dan Air Bah di Deli Serdang

RIAUIN.COM – Yayasan IKAL Peduli Nusantara (YIPNA) kembali menyalurkan bantuan pascabencana untuk pemulihan infrastruktur pendidikan di Sumatera. Kali ini, sasaran bantuan adalah SMP Putra Bangsa Berbudi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Pagar pembatas sekolah sepanjang sekitar 70 meter yang membatasi area sekolah dengan sungai roboh akibat bencana longsor dan air bah beberapa waktu lalu.

Kerusakan pagar tersebut menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan siswa dan warga sekolah. Keberadaannya dinilai sangat vital untuk menjaga jarak aman antara lingkungan belajar dengan sungai yang rawan meluap.

Kepala SMP Putra Bangsa Berbudi, Lisda Siahaan SPd, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas respons cepat dari YIPNA. Menurutnya, bantuan tersebut telah meredakan kekhawatiran pihak sekolah.

“Kami sudah mendapat bantuan untuk pemasangan seng yang sementara berguna membatasi lingkungan sekolah dari gangguan binatang. Namun, pagar yang permanen sangat dibutuhkan karena anak-anak bisa dengan mudah mendekat ke sungai, apalagi saat pulang sekolah. Ini sangat berisiko. Bantuan pembangunan pagar baru dari Yayasan IKAL Peduli Nusantara bukan hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menyelamatkan nyawa dan memberi rasa aman bagi komunitas sekolah kami,” ujarnya di lokasi sekolah di Jalan Kebun Sayur VI, Kelurahan Delitua Barat, Kecamatan Delitua, Sabtu (3/1/2026).

Ketua YIPNA, Eka Putra, Ph.D., menegaskan bahwa fokus lembaganya tidak hanya pada tanggap darurat, tetapi juga pada fase pemulihan dan pembangunan kembali, khususnya di sektor pendidikan.

“Alhamdulillah, kami mendapat donasi dari alumni Lemhannas RI dan masyarakat umum. Untuk pemulihan, yayasan memberikan perhatian khusus pada sektor pendidikan yang tidak boleh terhenti karena bencana. Infrastruktur yang aman adalah pondasinya,” katanya.

Koordinator Wilayah Sumatera Utara YIPNA, Arman Chandra, yang turun langsung menyurvei dan mempersiapkan pelaksanaan pembangunan, mengatakan pekerjaan akan dimulai pada minggu pertama Januari 2026.

“Material yang kami gunakan mempertimbangkan kondisi geografis daerah ini. Pembangunan pagar ini juga kami koordinasikan dengan pihak sekolah dan warga untuk memastikan manfaat dan keamanannya optimal. Ditargetkan pekerjaan selesai dalam waktu beberapa minggu ke depan,” papar Arman.

Bencana longsor dan air bah yang melanda kawasan Delitua tersebut sebelumnya merusak sejumlah fasilitas di SMP Putra Bangsa Berbudi. Bantuan YIPNA diharapkan dapat memulihkan lingkungan belajar yang aman dan mendorong semangat belajar siswa setelah trauma bencana.

Yayasan berbasis alumni IKAL Lemhannas ini masih membuka donasi untuk membantu masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Donasi dapat disalurkan melalui rekening Yayasan IKAL Peduli Nusantara: BRI – 0596-01-000607-56-6. - rum

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler