RIAUIN.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen kuat untuk merealisasikan pembangunan Kantor Kecamatan Kulim pada tahun anggaran mendatang. Kepastian ini muncul mengingat hingga saat ini, Kecamatan Kulim belum memiliki kantor permanen sejak pemekaran wilayah tersebut.
Selain Kantor Kecamatan, Pemko Pekanbaru juga menargetkan pembangunan kantor-kantor kelurahan secara bertahap. Hal ini dilakukan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan mutu dan aksesibilitas pelayanan publik di wilayah tersebut.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, mengungkapkan bahwa fasilitas perkantoran pemerintah di Kecamatan Kulim saat ini masih sangat terbatas. Ia menyebutkan, dari empat kelurahan yang ada di kecamatan tersebut, belum satu pun yang memiliki gedung kantor kelurahan yang definitif.
“Kecamatan Kulim belum memiliki kantor kecamatan permanen. Begitu juga empat kelurahannya, seluruhnya belum memiliki kantor definitif,” tegas Agung, Senin (29/12/2025).
Agung menambahkan, pembangunan Kantor Kecamatan Kulim sudah masuk dalam prioritas perencanaan kota dan dipastikan akan direalisasikan mulai tahun anggaran mendatang. Sementara itu, pembangunan kantor kelurahan akan mengikuti secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan finansial daerah.
“Tahun depan kita bangun kantor kecamatan. Pembangunan kantor kelurahan juga akan menyusul, meskipun belum bisa seluruhnya sekaligus,” jelasnya.
Sebelumnya, Pemko Pekanbaru juga fokus mendorong percepatan pembangunan Kantor Lurah Sialang Rampai di Kecamatan Kulim. Pembangunan kantor lurah ini dinilai krusial untuk mendekatkan pelayanan dasar kepada warga.
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar, bahkan telah meninjau langsung lokasi lahan yang direncanakan untuk kantor tersebut, didampingi Camat Kulim Fajri Adha. Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan lahan sebelum proses pembangunan dimulai.
“Kami sudah melihat langsung kondisi lahan yang direncanakan menjadi lokasi Kantor Lurah Sialang Rampai,” ujar Markarius.
Lahan yang akan digunakan merupakan hasil hibah dari warga seluas 4.000 meter persegi. Selain itu, disiapkan pula lahan tambahan 1.000 meter persegi yang dialokasikan untuk fasilitas olahraga publik.
Markarius mengapresiasi partisipasi masyarakat yang menghibahkan lahan untuk fasilitas pemerintah. Menurutnya, dukungan dari warga adalah kunci utama percepatan pembangunan di Kulim.
“Saya sangat mengapresiasi hibah lahan dari warga. Ini adalah amal jariyah yang besar dan akan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Selain pembangunan kantor lurah dan fasilitas olahraga, Pemko Pekanbaru juga telah menyiapkan lahan di kawasan tersebut untuk pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU). Fasilitas ini diharapkan dapat memudahkan warga Kulim dalam pemenuhan kebutuhan lahan pemakaman tanpa harus mencari ke wilayah lain.
Sumber: KlikMX