RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan berencana memperkuat penerangan jalan di wilayah rawan kejahatan. Sebanyak 100 titik Penerangan Jalan Umum akan dipasang di kawasan utara kota, terutama di jalur menuju Kecamatan Rumbai, mulai awal 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Sunarko mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur guna meningkatkan rasa aman dan kenyamanan masyarakat saat berkendara pada malam hari.
“Penerangan di jalur ini sangat penting karena masih banyak ruas jalan utama yang kondisinya gelap,” ujar Sunarko di Pekanbaru, Kamis (18/12/2025).
Ia menjelaskan, pemasangan lampu akan dimulai dari ujung Jalan Jenderal Sudirman, dilanjutkan ke turunan Jembatan Siak IV atau Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah, hingga ke simpang Jalan Sembilang. Proyek itu juga akan diteruskan sampai ke Jalan Paus di Kecamatan Rumbai yang memiliki lalu lintas cukup padat.
Menurut Sunarko, penataan PJU kali ini akan menyesuaikan konsep median jalan yang telah tersedia. Lampu lama akan ditertibkan, sementara tiang baru dipasang di tengah median agar pencahayaan lebih merata ke kedua sisi jalan.
Selain untuk mendukung kelancaran lalu lintas, penerangan jalan tersebut diharapkan mampu menekan angka kecelakaan serta mencegah tindak kriminalitas jalanan, seperti penjambretan dan pembegalan, yang kerap terjadi di kawasan minim cahaya.
Namun demikian, Sunarko mengakui pihaknya masih menghadapi kendala berupa pencurian kabel dan perusakan fasilitas PJU. Aksi tersebut dinilai merugikan negara sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Ia pun mengajak masyarakat ikut berperan menjaga fasilitas umum.
“Jika ada aktivitas mencurigakan di sekitar lampu jalan, kami harap masyarakat segera melapor agar bisa segera ditangani,” kata Sunarko. (Bil)