Kanal

Jelang Nataru, BBPOM Pekanbaru Temukan Ratusan Produk Pangan Tak Layak Edar di Pasar Bawah

RIAUIN.COM - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan BBPOM Pekanbaru melakukan intensifikasi pengawasan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru di Pasar Bawah Pekanbaru, Rabu (17/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan puluhan produk pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan peredaran, mulai dari tanpa izin edar hingga melewati masa kedaluwarsa.

Kepala BBPOM Pekanbaru Alex Sander menyampaikan bahwa pihaknya memeriksa 47 sarana distribusi pangan yang terdiri atas importir, distributor, ritel modern, dan ritel tradisional. Hasilnya, sebanyak 19 sarana dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Menurut dia, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah penjualan pangan olahan tanpa izin edar serta produk yang sudah kedaluwarsa.

“Dari pengawasan ini, kami menemukan 98 item pangan olahan bermasalah dengan total 5.949 pieces,” ujar Alex Sander.

Ia menambahkan, nilai ekonomi dari seluruh produk yang diamankan tersebut diperkirakan mencapai Rp128.931.400.

Pengawasan pangan tidak hanya dilakukan di Kota Pekanbaru, tetapi juga menyasar sejumlah daerah lain di Provinsi Riau, seperti Kabupaten Siak, Pelalawan, Kampar, serta Kepulauan Meranti.

Alex Sander menegaskan bahwa seluruh temuan telah ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk pengamanan produk dan pembinaan terhadap pelaku usaha.

Ia menjelaskan, pengawasan rutin menjelang Natal dan Tahun Baru bertujuan untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi selama momentum hari besar keagamaan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih cermat dalam memilih produk pangan dengan menerapkan prinsip Cek KLIK, yakni memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler