RIAUIN.COM - Pemerintah pusat menetapkan Pekanbaru sebagai salah satu daerah pelaksana Proyek Strategis Nasional untuk pengembangan peternakan ayam terpadu pada 2026.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan apresiasinya atas penunjukan tersebut. Ia mengatakan bahwa pemerintah kota siap mendukung penuh rencana pembangunan sektor peternakan ini.
Menurut Agung, program tersebut merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Pertanian untuk memperkuat produksi unggas di sejumlah wilayah Indonesia.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pekanbaru Maisisco menjelaskan bahwa proyek nasional tersebut hanya digelar di beberapa daerah, dengan total nilai investasi diperkirakan mencapai sekitar Rp20 triliun. Untuk Pekanbaru, anggaran yang masuk bisa mencapai ratusan miliar hingga menembus angka Rp1 triliun.
Maisisco mengungkapkan bahwa pembangunan fasilitas peternakan akan dipusatkan di Kawasan Industri Tenayan. Area seluas kurang lebih 45 hektar di sekitar PLTU Kit dijadikan lokasi utama pembangunan.
Di kawasan itu nantinya akan dibangun kandang ayam pedaging dan petelur, serta fasilitas pendukung seperti pabrik pakan. Pengelolaan akan dilakukan melalui kerja sama dengan PT Sarana Pembangunan Pekanbaru.
Maisisco menambahkan, proyek ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis. (Bil)