RIAUIN.COM – Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Agung Nugroho dan Markarius Anwar terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya sektor perbaikan jalan yang menjadi prioritas utama di penghujung tahun 2025.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemko saat ini tengah intens melakukan pembenahan terhadap kondisi jalan yang mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Proses perbaikan dilakukan dengan dua metode utama, yakni tambal sulam dan overlay atau pelapisan ulang permukaan jalan menggunakan aspal baru.
Targetnya, sebanyak 29 ruas jalan akan selesai dioverlay sebelum tahun ini berakhir. Progres pengerjaan sudah berjalan sejak beberapa pekan lalu dan terus dikebut.
Beberapa titik yang telah mulai digarap antara lain Jalan Belimbing, Jalan Lion, dan Jalan Garuda. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho turut turun langsung ke lokasi untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Agung mengimbau agar masyarakat dapat bersabar dan menghindari ruas jalan yang sedang dalam proses perbaikan. Ia menekankan bahwa kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan menjadi alasan utama percepatan proyek ini.
“Kami berharap masyarakat dapat memaklumi dan mendukung proses ini. Semua dilakukan demi kenyamanan dan keamanan bersama,” ucap Agung Nugroho.
Di tahun anggaran 2025, Pemko Pekanbaru telah mengalokasikan dana hingga Rp200 miliar khusus untuk sektor infrastruktur, mencakup perbaikan jalan, penanganan banjir, serta rehabilitasi sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, menyebutkan bahwa anggaran tersebut merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap kepentingan rakyat.
“Anggaran yang dikucurkan oleh Pak Wali cukup besar. Ini menunjukkan bahwa arah kebijakan pembangunan saat ini benar-benar fokus pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya sektor infrastruktur fisik, Pemko juga tetap memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan. Beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa masih menjadi bagian dari program prioritas di APBD.
“Bantuan pendidikan tetap jalan, dan sudah kembali dianggarkan,” tambah Zulhelmi Arifin yang akrab disapa Ami.
Untuk diketahui, Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan di 151 ruas yang tersebar di 15 kecamatan, baik melalui tambal sulam maupun overlay. Hingga awal Oktober, sudah lebih dari 1.300 titik lubang yang ditangani dengan metode tambal sulam.
Sementara itu, overlay telah dimulai di 11 ruas jalan utama, seperti Jalan Srikandi, Jalan Lobak, Jalan Lion, Jalan Belimbing, Jalan Garuda, Jalan Pembina IV, Jalan Tengku Mahmud, dan Jalan Sekuntum Raya.
Adapun 29 ruas jalan yang masuk dalam daftar overlay hingga akhir tahun antara lain:
Jalan Serayu
Jalan Kulim
Jalan Jendral
Jalan Angkasa
Jalan Garuda
Jalan Samarinda
Jalan Melur
Jalan Cempaka
Jalan Pepaya
Jalan Lili I dan II
Jalan Teratai
Jalan Lion - Garuda
Jalan Saus
Jalan Tegal Sari
Jalan Unggas
Jalan Embun Pagi
Jalan Bangau Sakti
Jalan Garuda Ujung
Jalan Srikandi
Jalan Sekuntum
Jalan Rajawali
Jalan T Mahmud II
Jalan Merpati Sakti
Jalan Teladan
Jalan Belimbing
Jalan Mandala
Jalan Bawal
Jalan Pembina IV
Selain itu, proyek pembangunan Jalan Taman Simpang Arifin juga sedang berlangsung untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di kawasan Jalan Jendral Sudirman. (Nab)