Kanal

Hadiri Sertijab Kalapas Kelas II A Bengkalis, Bupati Bengkalis Sampaikan Pesan Bermakna

RIAUIN.COM – Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri menghadiri acara Serah Terima Jabatan sekaligus Pisah Sambut Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis. Acara tersebut berlangsung Kamis (9/10/2025) di Lapangan Serbaguna Lapas Bengkalis. Dalam kesempatan ini, jabatan Kepala Lapas diserahkan dari pejabat lama Kriston Napitupulu kepada pejabat baru Priyo Tri Laksono.

Johansyah Syafri menyampaikan penghargaan tinggi atas dedikasi dan pengabdian Kriston Napitupulu selama memimpin Lapas Kelas IIA Bengkalis. Ia juga mengucapkan selamat atas penugasan baru Kriston sebagai Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Medan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan terima kasih atas segala pengabdian, sinergi, dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Bapak Kriston telah menunjukkan kepemimpinan yang berintegritas dan humanis, menjadi contoh bagi jajaran, serta memberikan dampak positif dalam pembinaan warga binaan,” ujar Johansyah.

Selain itu, Johansyah juga menyambut baik kedatangan pimpinan baru, Priyo Tri Laksono. Ia menegaskan pentingnya kesinambungan kerja sama antara Pemerintah Daerah dan Lapas dalam melaksanakan program pembinaan yang mengedepankan nilai kemanusiaan bagi warga binaan.

“Kami yakin, di bawah kepemimpinan Bapak Priyo, Lapas Bengkalis akan terus berkembang menjadi lembaga pembinaan yang profesional, berkarakter, serta fokus pada pemulihan moral dan kemandirian warga binaan. Pemerintah Daerah akan terus mendukung kegiatan pelatihan, kewirausahaan, dan pembinaan spiritual bagi warga binaan,” tambahnya.

Menurut Johansyah, sinergi antar lembaga bukan hanya memperkuat sistem pembinaan hukum, tetapi juga membuka peluang agar warga binaan dapat kembali berperan secara produktif dalam masyarakat.

Ia menekankan bahwa Pemerintah Daerah memandang program pembinaan di Lapas sebagai misi kemanusiaan—membangun manusia secara utuh melalui pendidikan, keterampilan, dan pembinaan karakter.

“Kerja sama ini lebih dari sekadar hubungan kelembagaan, melainkan merupakan bentuk tanggung jawab moral kita bersama untuk membina dan mengembalikan warga binaan, bukan menghukum atau menyingkirkan mereka. Inilah esensi keadilan yang berperikemanusiaan,” jelas Johansyah dengan penuh makna.

Acara pisah sambut ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada pejabat lama, sesi foto bersama, dan ramah tamah dalam suasana hangat kekeluargaan.

Momen tersebut menjadi simbol bahwa pergantian kepemimpinan bukanlah akhir kebersamaan, melainkan awal semangat baru untuk terus memperkuat sinergi dan nilai kemanusiaan di Negeri Junjungan.

Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Suroto, Dandim 0303 Bengkalis yang diwakili Danramil 01 Bengkalis Kapten Arm Yogi Sudarso, Kapolres Bengkalis yang diwakili Kasiwas Polres Bengkalis AKP Tamrin, serta Ketua Kejaksaan Negeri Bengkalis yang diwakili Kasubsi Penuntutan dan Eksekusi dan Eksaminasi Bengkalis Wendy Efrapot Sihombing. (Nab)

 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler