RIAUIN.COM – Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar menyambut kedatangan 14 perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) yang menghadiri Musyawarah Daerah (Musda). Kunjungan ini dinilai sebagai peluang strategis untuk memperkuat sektor perumahan di ibu kota Provinsi Riau.
“Kami merasa bangga karena Pekanbaru menjadi salah satu daerah prioritas Himperra. Pertumbuhan kebutuhan hunian dan tingginya permintaan rumah di sini sangat luar biasa,” ujar Markarius dalam acara Santai Malam Musda II DPD Himperra Riau di Restoran Planto Tepi Sungai, Rabu (24/9/2025).
Ia menjelaskan bahwa Pekanbaru memiliki potensi pasar properti yang besar. Berdasarkan data terkini, jumlah penduduk tetap mencapai 1,2 juta jiwa pada malam hari, dan meningkat hingga 1,8 juta jiwa saat siang karena tingginya mobilitas pekerja dari wilayah sekitar seperti Kabupaten Siak, Kampar, dan Pelalawan.
“Dengan jumlah penduduk tetap sebanyak 1,2 juta jiwa saja, ini sudah menjadi pasar yang sangat besar. Apalagi masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah, terutama dari kalangan berpenghasilan rendah,” jelas Markarius.
Untuk mendorong pertumbuhan sektor ini, Pemko Pekanbaru telah mengambil langkah strategis dengan membebaskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta biaya izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sejak tahun lalu.
Kebijakan ini mendapat apresiasi dari Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam rapat koordinasi wilayah yang diselenggarakan Balai Pelaksana Perumahan dan Kawasan Permukiman di Batam, yang mencakup wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.
“Pekanbaru adalah kota pertama yang menerapkan pembebasan BPHTB dan PBG. Ini kami lakukan agar akses masyarakat terhadap perumahan menjadi lebih mudah,” ujar Markarius.
Saat ini, seluruh proses perizinan PBG dapat ditangani langsung di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), sesuai rekomendasi Kementerian PKP dan keputusan Wali Kota Pekanbaru.
“Kami ingin Pekanbaru berkontribusi besar dalam program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo. Kami yakin banyak masyarakat yang akan terbantu untuk bisa memiliki rumah,” tambah Markarius.
Pemko Pekanbaru juga menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Himperra dalam pengembangan kawasan permukiman. Sinergi ini diharapkan tidak hanya memberi ruang bagi para pengembang, tetapi juga memperkuat upaya penyediaan hunian layak bagi warga. (Nab)