RIAUIN.COM – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas PUPR-PKPP mengambil langkah cepat menyikapi keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di wilayah Peranap dan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Tim dari Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPTJJ) Wilayah IV telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan menemukan kerusakan di Jalan Cerenti–Air Molek, tepatnya antara Simpang Peranap dan Kantor Camat Kelayang.
Kepala UPTJJ Wilayah IV, Ludfi Hardi, menyampaikan bahwa upaya perbaikan jalan di ruas Cerenti–Air Molek sudah mulai dijalankan oleh pihak provinsi. Namun, ia menegaskan bahwa penanganan khusus untuk jalur dari Simpang Peranap menuju Kantor Camat Kelayang akan dilaksanakan oleh perusahaan tambang yang beroperasi di kawasan tersebut.
“Dalam rapat yang dihadiri Gubernur Riau, Pemkab Inhu, dan para pelaku usaha tambang, telah disepakati pembagian tugas perbaikan. Ruas dari Simpang Peranap ke Kantor Camat akan ditangani oleh perusahaan tambang, sedangkan segmen dari Bongkar Malang ke Air Molek menjadi tanggung jawab provinsi,” ujar Ludfi pada Rabu (25/6/2025).
Ia juga menyebutkan bahwa menanggapi masukan dari masyarakat, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan perwakilan perusahaan tambang. Dalam rapat sebelumnya, PT. Pengembangan Investasi Riau, melalui perwakilannya Nurhadi, ditunjuk sebagai koordinator pihak perusahaan untuk mendukung pelaksanaan perbaikan.
“Untuk ruas Bongkar Malang–Air Molek yang merupakan tanggung jawab Pemprov, proses perbaikannya kini sedang berjalan,” tambahnya.
Sebelumnya, Gubernur Riau Abdul Wahid telah mengemukakan gagasan pembagian tanggung jawab antara pemerintah dan sektor swasta, termasuk perusahaan tambang dan perkebunan. Gagasan tersebut muncul saat Gubernur meninjau langsung kondisi jalan rusak akibat kendaraan bertonase berat di Kecamatan Kelayang, Senin (17/3/2025).
Gubernur Wahid menekankan pentingnya peran aktif perusahaan dalam memperbaiki infrastruktur yang mereka manfaatkan. Skema berbagi tanggung jawab ini diharapkan dapat meringankan beban pemerintah sekaligus memastikan kelancaran kegiatan operasional perusahaan dan mobilitas masyarakat.
Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, mengapresiasi langkah kolaboratif ini dan menyebut bahwa pendekatan tersebut merupakan terobosan baru di daerahnya.
“Ini merupakan inisiatif yang sangat positif dari Gubernur Riau. Semoga pendekatan ini bisa menjadi solusi nyata untuk permasalahan jalan rusak yang selama ini dikeluhkan masyarakat,” ungkap Bupati Ade. (Nab)