RIAUIN.COM – Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengajak umat Islam di Riau untuk menjadikan Hari Raya Iduladha sebagai sarana memperkuat rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Ia menegaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar penyembelihan hewan, tetapi juga bentuk solidaritas sosial, terutama bagi masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.
“Ibadah kurban adalah kesempatan berbagi. Banyak saudara kita yang sangat menantikan momen ini karena hanya saat Iduladha mereka bisa menikmati daging,” ucap Wahid di depan ratusan jemaah Salat Iduladha di Masjid Raya Annur Provinsi Riau, Jumat (6/6/2025).
Tahun ini, Pemerintah Provinsi Riau menyalurkan 131 ekor hewan kurban ke berbagai daerah di provinsi tersebut. Hewan-hewan ini didistribusikan ke lokasi-lokasi yang jarang atau belum pernah melaksanakan kurban sebelumnya.
“Kita prioritaskan desa-desa dan musholla yang selama ini belum pernah mendapatkan bantuan hewan kurban,” ungkap Wahid.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh hewan kurban telah melalui proses pemeriksaan kesehatan guna memastikan keamanannya. Pemerintah ingin menjamin bahwa daging yang dibagikan benar-benar layak konsumsi dan sesuai syariat Islam.
“Kami ingin masyarakat bisa menerima daging kurban dengan perasaan aman, sehat, dan penuh keberkahan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Wahid juga mengapresiasi warga Riau yang telah berkurban tahun ini. Ia berharap semangat berbagi ini terus meningkat di tahun-tahun mendatang.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berkurban. Bagi yang belum, semoga Allah memudahkan langkah untuk ikut serta di masa mendatang,” pungkasnya.
Ia juga menyatakan harapannya agar pelaksanaan kurban di tahun depan dapat menjangkau lebih banyak warga, sehingga kebahagiaan Iduladha semakin luas dirasakan oleh semua kalangan. (Nab)