RIAUIN.COM – Para jemaah haji asal Indonesia mulai tiba di kota Makkah. Untuk mendukung kelancaran ibadah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan layanan bus shalawat yang akan mengantar jemaah dari penginapan menuju Masjidil Haram secara pulang-pergi.
“Layanan ini tersedia selama 24 jam dan mengantar jemaah langsung dari hotel ke Masjidil Haram,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Riau, H. Muliardi, Minggu (11/6/2025).
Menurut Muliardi, transportasi ini sudah termasuk dalam Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang dibayarkan oleh jemaah. Karena itu, mereka tidak perlu memberikan uang tambahan kepada sopir.
"Supir sudah mendapat bayaran resmi. Kami tegaskan, tidak diperkenankan memberikan uang tip, baksyis, atau bentuk pungutan lainnya," jelasnya saat melepas keberangkatan kloter BTH 10 dari Asrama Haji Batam.
Ia menambahkan bahwa dengan tersedianya layanan transportasi ini, jemaah dapat lebih khusyuk beribadah tanpa perlu memikirkan biaya akomodasi menuju Masjidil Haram.
PPIH Arab Saudi telah mengatur penggunaan terminal berdasarkan lokasi hotel jemaah: Syib Amir untuk jemaah di Syisah dan Raudhah, Jabal Ka’bah untuk yang tinggal di Jarwal, dan terminal Ajyad untuk jemaah di wilayah Misfalah.
Tahun ini, layanan bus shalawat disediakan oleh lima operator transportasi, yaitu Abu Sarhad, Dallah, Durrat Al Munawwara, Mawakeb Al Khair, dan Rawahel Al Mashaer.
Sampai hari kedelapan, tercatat sebanyak 4.554 jemaah haji dari Provinsi Riau telah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, H. Defizon, menyebutkan bahwa jemaah tersebut tergabung dalam delapan kelompok terbang (kloter). "Sebanyak 3.498 jemaah telah diberangkatkan bersama 24 petugas haji daerah dan 32 petugas kloter," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa jemaah Riau yang berada di Madinah telah menyelesaikan ibadah Arbain dan berziarah ke Raudhah serta beberapa situs bersejarah seperti Masjid Quba, Jabal Uhud, dan kebun kurma. (Nab)