RIAUIN.COM- Mengantisipasi lonjakan penukaran uang rupiah selama Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah, Bank Riau Kepri Syariah menyiapkan tiga titik lokasi penukaran uang bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Lokasi penukaran uang tersebut disampaikan usai Bank Indonesia menggelar Kick off program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) tahun 2025, di Kantor Perwakilan BI Provinsi Riau, Selasa (4/3/2025).
Direktur Operasional BRK Syariah, Said Syamsuri mengatakan Serambi tahun 2025 yang digagas oleh Bank Indonesia ini sangat membantu nasabah mendapatkan penukaran uang rupiah untuk kebutuhan Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.
"Selain penukaran uang tunai, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan transaksi digital melalui mobile banking serta QRIS yang lebih efisien dan aman untuk berbagai transaksi sehari-hari," kata Said Syamsuri.
Dalam program Serambi tahun 2025 ini, BRK Syariah menghadirkan layanan penukaran uang rupiah di tiga titik diantaranya Kantor Cabang Utama, Cabang Pekanbaru Sudirman dan Cabang Arifin Ahmad.
"Penukaran uang ini bisa dilakukan mulai Senin pekan depan. Penukaran uang ini menggunakan situs web PINTAR. Nasabah dapat memilih lokasi dan waktu penukaran uangnya. Penukaran uang hanya bisa dilakukan sekali untuk 1 KTP,” ujarnya lagi.
Sementara itu Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau (KPW BI Riau) memastikan bahwa selama periode Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2025, kebutuhan uang kartal masyarakat akan terpenuhi baik dari segi jumlah maupun pecahan.
Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Riau Panji Achmad mengatakan selama periode tersebut, untuk wilayah Riau, Bank Indonesia, bertekad untuk menjamin ketersediaan rupiah dalam jumlah yang cukup, sesuai dengan kebutuhan pecahan yang pas dan layak edar. BI telah menyiapkan kebutuhan uang sebesar Rp6,03 triliun untuk 12 Kabupaten/Kota selama bulan Ramadan dan Idul Fitri tahun 2025.
"Angka ini memang sedikit berkurang dari tahun lalu, yang nilainya Rp6,30 triliun. Namun ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.
Panji Ahmad mengakui, Riau cukup unik. Pada akhir tahun lalu BI Wilayah Riau mengeluarkan Rp21 triliun dari brangkas, namun yang kembali itu hanya sekitar 40 persen.
"Nanti kita lihat, mengingat geliat masyarakat yang menukar uang masih sangat tinggi menjelang Lebaran Idul Fitri. Sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawab," imbuhnya.
Pada tahun ini layanan penukaran uang rupiah mengoptimalkan penggunaan aplikasi penukaran dan tarik uang rupiah (PINTAR). Penggunaan Aplikasi Pintar salah satu upaya meningkatkan pelayanan kepada nasabah.
“Untuk layanan penukaran rupiah atau uang kartal di Kantor BI mulai mulai 17 Maret hingga 19 Maret 2025. Selain itu juga BI bersama perbankan lainnya menyediakan 35 loket penukaran uang, ada juga di depan Masjid Al Husna, Tol rest area dan Pelabuhan Pakning Bengkalis dan tempat lainnya yang dapat dicek melalui situs web https://pintar.bi.go.id ,” kata Ahmad.
Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Riau Abdul Hamid yang diwakilkan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Riau, M Job Kurniawan, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho yang diwakilkan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemko Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Direktur Operasional BRK Syariah serta Pemimpin perbankan di wilayah Riau melepas secara resmi mobil kas keliling yang akan dimanfaatkan sebagai sarana tempat penukaran rupiah. -inf