Tidak hanya itu, Plt Gubernur Riau juga mengatakan akan membentuk tim investigasi pengkajian pelanggaran yang dilakukan oknum-oknum PNS dilingkungan Pemprov Riau dalam perkara ini.
"Sore ini kami langsung bentuk tim. Tim ini nantinya akan mengkaji dan menginvestigasi kesalahan yang dilakukan oknum ASN tersebut," ujar Plt Gubernur Riau dihadapan ribuan mahasiswa dari berbagai Universitas dan Perguran Tinggi di Pekanbaru yang mengepung Kantor Gubernur Riau, Jumat (15/4/2016) siang.
Dikatakan Plt Gubri, Gubernur, tim tersebut nantinya mengkaji kesalahan yang dilakukan pejabat Aparat Negeri Sipil (ASN) sesuai dengan undang-undang ASN. Mahasiswa bahkan akan dilibatkan didalam tim untuk melakukan pengawasan.
Tim Investigasi dan Pengkajian pelanggaran bentukan Pemerintah Provins Riau akan bekerja selama kurun waktu satu minggu. Dalam rentang waktu berjalan, oknum yang terlibat pemukulan tidak lagi menjabat.
Namun waktu tujuh hari tersebut sempat ditolak mahasiswa. Desakan mahasiswa, tim harus bekerja secepatnya tanpa mengulur waktu yang dikhawatirkan tidak ada kejelasan.
"Kami minta secepatnya. Jangan banyak beretorika. Pembohongan," teriak mahasiswa.
Namun, Gubernur kukuh dengan komitmennya untuk meminta mahasiswa bersabar.
"Saya minta pengertiannya. Tim bekerja sesuai prosedur. Karena itu saya juga akan libatkan mahasiswa untuk mengawasinya, "ujar Gubernur.(ria)