RIAUIN.COM- Komisi V DPRD Provinsi Riau mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau di Ruang Rapat Komisi V, Kamis (7/11/2024). Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, Abdul Kasim, didampingi Anggota Komisi V, Rizal Zamzami, serta dihadiri oleh Kepala Disnakertrans Provinsi Riau, Boby Rachmat, beserta jajarannya.
Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, Abdul Kasim, mengangkat isu penting terkait rendahnya kesempatan kerja bagi anak-anak daerah. "Setiap perusahaan harus membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di masing-masing perusahaannya. Kalau kita buat perda, akan ada keterikatan antara perusahaan dan anak-anak yang dididik ini. Bagaimana bisa menggagas ini agar anak-anak kita di daerah bisa bekerja?" ujar Abdul Kasim, menyoroti tantangan pengangguran lokal.
Menanggapi hal tersebut, Kadisnakertrans Provinsi Riau, Boby Rachmat, menjelaskan bahwa beberapa perusahaan telah memberikan pelatihan bersertifikat, seperti pelatihan las bawah laut yang difasilitasi oleh PHR. "Kami berharap semakin banyak perusahaan yang membuka kesempatan pelatihan dan perekrutan untuk anak-anak daerah di masa mendatang," tambah Boby.
Terkait tenaga kerja asing, Boby juga menekankan pentingnya perhatian untuk menghindari tumpang tindih dengan tenaga kerja lokal. "Kami mohon arahan dan bimbingan agar kami bisa lebih meningkatkan kinerja dan fungsi kami dalam menghadapi masalah ketenagakerjaan," tuturnya. -adv