Kanal

KUD Tupan Tri Bakti Kuansing, Penerima Hibah Pabrik Mini Kelapa Sawit Pertama di Indonesia

RIAUIN.COM– Koperasi Unit Desa (KUD) Tupan Tri Bakti yang terletak di Desa Simpang Raya, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, menjadi satu-satunya KUD di Indonesia yang mendapat bantuan hibah pembangunan pabrik mini kelapa sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Bantuan hibah pembangunan pabrik mini tersebut kini tengah dipersiapkan untuk memproduksi minyak goreng serta beberapa produk turunannya yang akan dipasarkan di wilayah Kabupaten Kuansing.

"Iya benar, saat ini mereka (KUD Tupan) sedang mempersiapkan perizinannya untuk produksi dan pemasaran minyak goreng dan produk turunannya ke masyarakat Kuansing," ungkap Pjs Bupati Kuansing, drg Sri Sadono Mulyanto MHan, saat dihubungi Riaupos.co, Selasa (15/10/2024), setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pabrik mini kelapa sawit milik KUD Tupan Tri Bakti.

Sri Sadono yang didampingi Pj Sekda dr H Fahdiansyah SpOg, Plt Kadisbunak Andriyama, serta beberapa pejabat lainnya, melakukan peninjauan pabrik mini kelapa sawit di Desa Simpang Raya, Kecamatan Singingi Hilir. Di sana, pihak KUD Tupan Tri Bakti sudah mulai memproduksi minyak goreng meskipun masih dalam tahap uji kelayakan, kualitas, dan kesehatan untuk memenuhi standar nasional Indonesia (SNI).

Ketua KUD Tupan Tri Bakti, Abdul Sobur Hamdan, mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat label SNI untuk produk minyak goreng dan turunannya diharapkan sudah keluar. Dengan izin dan SNI yang telah diterbitkan, KUD Tupan Tri Bakti mampu memproduksi hingga 1 ton minyak goreng per hari.

Produksi minyak goreng tersebut diperoleh dari pasokan tandan buah segar sawit sebanyak 7,5 ton per hari yang didapatkan dari kebun kelapa sawit seluas 216 hektare milik 93 petani pekebun kelapa sawit di daerah tersebut. Saat ini, KUD Tupan Tri Bakti masih menunggu proses perizinan dan kemasan produk yang sedang mereka desain sendiri.

Sri Sadono menambahkan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung upaya KUD Tupan Tri Bakti ini, mengingat produksi minyak goreng mereka nantinya akan berkontribusi pada ketersediaan minyak goreng di Kuansing dan tentunya akan memberikan kebanggaan bagi masyarakat setempat.

"Ini akan membantu ketersediaan minyak goreng di Kuansing dan tentunya membanggakan kita semua," ujar Sri Sadono.

Tak hanya di Kuansing, beberapa kabupaten lain di Riau juga tertarik untuk belajar dari keberhasilan KUD Tupan Tri Bakti. Mereka berencana untuk melakukan studi banding terkait proses produksi dan cara mengajukan proposal sehingga dapat menerima bantuan hibah dari BPDPKS.

"Ini luar biasa karena KUD Tupan Tri Bakti adalah satu-satunya di Indonesia yang menerima hibah pembangunan fisik dari BPDPKS," tambahnya.

BPDPKS sendiri adalah unit organisasi non-eselon yang mengelola dana perkebunan kelapa sawit di Indonesia dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Keuangan. Keberhasilan KUD Tupan Tri Bakti dalam mendapatkan bantuan hibah ini menunjukkan potensi besar bagi sektor UMKM di Riau untuk berkembang, khususnya dalam industri kelapa sawit dan turunannya. -inf

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler