RIAUIN.COM - Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu kebijakan dari wali kota terpilih terkait penanganan sampah pada tahun depan. Isu sampah merupakan salah satu tema utama yang dibahas oleh para calon wali kota selama kampanye mereka.
"Kami memberikan kesempatan kepada wali kota terpilih untuk menetapkan kebijakan terkait penanganan sampah di Pekanbaru. Setiap calon wali kota tentu memiliki konsep berbeda mengenai hal ini, dan kami ingin melihat bagaimana kebijakan tersebut akan diterapkan," jelas Indra Pomi, di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Rabu (6/11/2024).
Pemko Pekanbaru saat ini sedang mempersiapkan langkah-langkah untuk menyesuaikan kebijakan yang akan datang. Menjelang masa peralihan pengelolaan sampah di akhir tahun, pemerintah kota akan membahas lebih lanjut, dengan mempertimbangkan dua alternatif utama dalam pengelolaan sampah.
"Alternatif yang ada adalah kembali ke swastanisasi atau mengelola sampah secara swakelola. Keputusan ini akan bergantung pada kesiapan dan kemampuan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang akan dibentuk," tambahnya.
Indra Pomi menegaskan bahwa opsi-opsi tersebut akan terus dikaji untuk menemukan solusi terbaik dalam mengelola sampah di Pekanbaru, agar pengelolaan sampah dapat lebih efisien dan sesuai dengan visi misi wali kota yang terpilih.
Dengan menunggu keputusan dari wali kota terpilih, diharapkan penanganan sampah di Pekanbaru dapat berjalan secara efektif dan mendukung kelancaran pembangunan kota. (*)