RIAUIN.COM- Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian di Provinsi Riau sebanyak 706.035 rumah tangga. Demikian data hasil sensus Pertanian 2023. Jumlah usaha pertanian hasil ST2023 di Provinsi Riau sebanyak 729.241 unit yang terdiri atas 728.647 Usaha Pertanian Perorangan (UTP), 322 Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB), dan 272 Usaha Pertanian Lainnya (UTL).
Hal itu disampaikan Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi dalam acara rilis Hasil Sensus Pertanian 2023 (ST2023), di salah satu hotel di Pekanbaru, Senin (4/12/2023). Terjadi peningkatan jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) dan jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) hasil Sensus Pertanian 2023 (ST2023) dibandingkan hasil ST2013 di Provinsi Riau.
"Jumlah usaha pertanian hasil ST2023
sebanyak 729.241 unit, naik sebesar
6,47 persen dibanding tahun 2013
yang sebanyak 685.935 unit. Jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) sebanyak 728.647 unit, naik sebesar 6,44 persen dibanding tahun 2013 yang sebanyak 684.573 unit," katanya.
Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) sebanyak 322 unit, naik 24,81 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 258 unit. Jumlah Usaha Pertanian Lainnya (UTL) tahun 2023 sebanyak 272 unit, naik 161,54 persen dari tahun 2013 yang sebanyak 104 unit.
UTP mendominasi usaha pertanian di semua subsektor, tambahnya di mana UTP terbanyak terdapat di Subsektor Perkebunan, yakni mencapai 617.502 unit usaha. UPB terbanyak terdapat di Subsektor Perkebunan, yakni mencapai 249 unit usaha. Sedangkan UTL terbanyak terdapat di Subsektor Perkebunan, yakni mencapai 133 unit usaha.
Sejalan dengan UTP yang mengalami kenaikan, Rumah Tangga Usaha Pertanian (RUTP) 2023 juga mengalami peningkatan 21,41 persen dibanding RTUP 2013. Namun, jumlah rata-rata UTP di setiap RTUP mengalami penurunan dari 1,18 persen menjadi 1,03 persen.
Meski jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) secara agregat mengalami peningkatan, hampir pada semua subsektor mengalami penurunan kecuali subsektor perkebunan selama 2013-2023. Subsektor Perkebunan mengalami peningkatan sebesar 88,05 ribu unit (17,02%) dibanding tahun 2013.
"Penurunan terbesar jumlah RTUP secara absolut terjadi pada Subsektor Tanaman Pangan dan Jasa Pertanian dengan penurunan masing-masing sebesar 43,39 ribu unit (39,67%) dan 33,25 juta unit (85,00%) dalam sepuluh tahun terakhir," jelasnya.
UTP paling banyak terdapat di Kabupaten Indragiri Hilir dengan jumlah 109.177 utp atau 14,98 persen dari UTP di Provinsi Riau.
Selanjutnya, kabupaten/kota dengan jumlah UTP terbanyak kedua dan ketiga yaitu Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hulu yang masing-masing sebanyak 99.053 unit (13,59 persen) dan 81.743 unit (11,22 persen). Rasio UTP terhadap RTUP 2023 sebesar 1,03 yang berarti pada 100 RTUP akan terdapat 103 UTP.
Di sisi lain, berdasarkan hasil ST2023, petani milenial yang berumur 19–39
tahun, baik menggunakan maupun tidak menggunakan teknologi digital, sebanyak 186.357 orang atau 26,46 persen dari total petani di Provinsi Riau Kabupaten/Kota dengan Persentase petani milenial terbesar yaitu Kabupaten Pelalawan dengan persentase 31,40 persen. -vie