Kanal

Karhutla di Rimbo Panjang, 4 Hektar Lahan Gambut Terbakar

RIAUIN.COM - Satuan Tugas (Satgas) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) gabungan berjibaku memadamkan api di lahan gambut seluas 4 hektar (Ha) di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (1/10/2023).

Komandan Regu (Danru) 03 Daops Manggala Agni, M Jamil mengatakan, lahan tersebut sudah terbakar selama 3 hari. Untuk memadamkan api, pihaknya dibantu personil Polsek Tambang, TNI.

"Perkiraan luas lahan yang terbakar 4 Hektar, kami dibantu personil Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pemadaman," kata Jamil.

Dijelaskan Jami, pihaknya mengalami kesulitan karena lokasi lahan yang terbakar cukup jauh dari lokasi jalan dan tidak tersedianya sumber air yang cukup untuk mendukung pemadaman.

"Kami harus berhenti cukup jauh dan harus menyuplai peralatan menggunakan motor ke lokasi. Satu hal lagi kami kesulitan untuk mendapatkan air," kata dia.

Saat ini api sudah berhasil dipadamkan dan Satgas Karhutla sedang melakukan upaya pendinginan. Dia berharap kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan kepada pemilik kebun atau lahan agar lebih proaktif untuk menanggulangi karhutla yang menyebabkan kabut asap.

Kapolsek Tambang, AKP Marupa Sibarani menjelaskan, lahan yang terbakar merupakan semak belukar dan lahan gambut milik warga. "Masih dalam penyelidikan Polisi. Yang nantinya juga guna mengetahui apakah lahan tersebut sengaja di bakar atau tidak," pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Penanggung Bencana Daerah (BPBD) Riau mengungkapkan, kabut asap yang terlihat di Kota Pekanbaru beberapa hari terakhir adalah kabut asap kiriman dari provinsi tetangga yakni Jambi dan Sumatera Selatan (Sumsel). 

"Kabut asap kiriman, di Jambi dan Sumsel masih terjadi Karhutla. Sementara arah angin mengarah ke Riau. Helikopter water bombing yang sebelumnya di Riau juga sudah dikirim ke Sumsel," kata Kepala Pelaksana BPBD Riau M Edy Afrizal.-dnr

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler