Kanal

Ratusan Hotspot Potensi Karhutla Terdeteksi Wilayah Sumatera, 27 di Riau

RIAUIN.COM - Setelah sempat berkurang, sebanyak 178 titik panas (hotspot) berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terdeteksi di wilayah Pulau Sumatera yang tersebar di sembilan Provinsi.

Forecaster On Duty  BMKG Pekanbaru, Fitri NA menjelaskan, khusus di Riau, dari 27 titik panas itu terbanyak di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu yakni sebanyak 25 titik dengan status very high (sangat mudah).

"Kabupaten Indragiri Hulu 25 titik, Rokan Hilir dan Indragiri Hilir masing-masing satu titik," kata Mia, Sabtu (12/8/2023).

Jarak pandang di Kota Pekanbaru sejauh 8 Kilometer (KM), Indragiri Hulu 9 KM, Kota Dumai 8 KM disertai hujan petir, Kabupaten Pelalawan 9 KM dan Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar 10 KM.

Sementara, hotspot terbanyak terdeteksi di Provinsi Sumatera Selatan yakni 53 titik disusul Bangka Belitung 48 titik, Lampung 22 titik, Jambi 20 titik, Aceh tiga titik, Sumatera Barat, Bengkulu dan Kepulauan Riau masing-masing dua titik.

Sesuai update data dari BPBD yang diterima pada Minggu (6/8/2023), total 1.146,79 hektar (Ha) lahan di Provinsi Riau telah terbakar sejak Januari 2023. Karhutla terluas terjadi di Kabupaten Bengkalis yang mencapai hampir 378 hektar.

Selanjutnya di Kabupaten Rokan Hilir 230 Ha, Kota Dumai 112,87 Ha, Kabupaten Pelalawan 91,2 Ha, Kabupaten Kampar 74,84 Ha, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) 85,07 Ha, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) 49,20 Ha, Kabupaten Siak 41,32 Ha, Kota Pekanbaru 37,82 Ha, Rokan Hulu (Rohul) 26,40 Ha, Kabupaten Meranti 18,25 Ha, dan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) 2 Ha.-dnr
 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler