Kanal

Karhutla Lumat 1.042 Hektar Lahan di Riau, Bagaimana Kualitas Udara?

RIAUIN.COM - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih belum bisa diatasi sepenuhnya di Provinsi Riau. Hingga saat ini, sudah 1.042, 53 hektar luas lahan yang terbakar.

Kepala BPBD Riau M Edy Afrizal mengatakan, terdapat 20 titik api (hotspot) yang tersebar di 6 kabupaten/kota di Riau dengan luas lahan yang terbakar 46,97 hektar.

"11 titik ada di Rokan Hilir, Kabupaten Bengkalis dan Kuansing 1 titik, Kabupaten Siak dan Indragiri Hulu 2 titik, dan Kabupaten Pelalawan 3 titik," kata Edy, Jumat (4/8/2023).

Sejauh ini, kata Edy BPBD Riau telah melakukan pemadaman dengan mengerahkan 2 unit helikopter waterboombing. "Fokus pemadaman di Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dengan mengerahkan dua unit helikopter waterboombing," katanya.

Terkait Karhutla ini, kata Edy, cuaca dan kualitas udara di Kota Dumai dan Kabupaten Rohil masih aman. "Kalau berdasarkan visual di lapangan masih aman," pungkasnya.

Sementara, update terakhir Badan Geologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terdapat 21 titik panas (hotspot yang tersebar di 6 kabupaten-kota di Riau.

Hotspot terbanyak saat ini terdapat di Rokan Hilir (Rohil) yakni 7 titik, sementara Kabupaten Inhil menjadi yang terendah kasus Karhutla yakni 1 titik. Kemudian Kabupaten Pelalawan 4 titik, Kabupaten Kampar 2 titik, Indragiri Hulu 3 titik, dan Kota Dumai 4 titik.-dnr

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler