RIAUIN.COM - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus terjadi di Provinsi Riau. Sesuai data terakhir dari Badan Geologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terdapat 35 titik panas (hotspot yang tersebar di 9 kabupaten-kota di Riau.
Hotspot terbanyak saat ini terdapat di Kabupaten Pelalawan yakni 9 titik, sementara Kabupaten Rokan Hulu dan Kuantan Singingi (Kuansing) menjadi yang terendah kasus Karhutla yakni 1 titik.
Kemudian Kabupaten Indragiri Hilir 8 titik, Kabupaten Kampar dan Bengkalis masing-masing 4 titik, Kota Dumai dan Indragiri Hulu 3 titik, dan Rokan Hilir 2 titik.
Kepala BPBD Riau M Edy Afrizal mengatakan bahwa seluruh titik api di Kabupaten Pelalawan sudah berhasil dipadamkan. "Sudah padam," singkatnya, Rabu (2/8/2023).
Terkait Karhutla di Provinsi Riau, masalah ini menjadi atensi dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Beberapa waktu lalu, Jokowi telah mengingatkan berkali-kali kepada sejumlah daerah yang rawan terjadi Karhutla. Jokowi mengancam akan mencopot Kapolda dan Pangdam jika tidak bisa mengatasi kebakaran hutan dan lahan di daerahnya masing-masing.
"Tadi saya ulangi mengenai janjian, tujuh tahun yang lalu masih berlaku sampai sekarang. Kalau ada kebakaran besar di provinsi, yang tanggung jawab Pangdam, Kapolda, Danrem hati-hati," kata Jokowi di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/2/2023) mengutip CNNIndonesia.
Jokowi memberi peringatan keras terhadap sejumlah provinsi yang memiliki potensi Karhutla tinggi, termasuk Riau.
"Saya memberikan warning untuk provinsi Provinsi Riau, Sumatera Utara, Kalimantan, hati-hati," tegasnya.-dnr