Diakui Kakan Kemenag Rohul, H.Syahrudin, Rabu (30/8/2017), kini pihaknya tengah mengusulkan untuk keempat kali ke Pemkab Rohul bantuan dana hibah untuk honor 2.053 guru MDTa di Rohul.
“Kita usulkan dana Rp4,9 miliar lebih untuk honorer setahun selama 2017, nantinya dibayarkan per guru MDTa Rp200 ribu per bulannya. Ini sudah usulan yang keempat kakinya kita sampaikan ke Pemkab Rohul, berharap tahun ini bisa teralisasi,†harap Syahrudin.
Dikatakan Syahrudin lagi, sejak adanya aturan Kementrian Dalam Negeri terkait penyaluran dana hibah tidak bisa dibantu setiap tahun, sejak tiga tahun terakhir ini banyak MDTa di Rohul yang gulung tikar atau menutupnya. Hal itu disebabkan, banyak guru MDTa yang tidak gairah lagi mengajar.
“Sementara, rata-rata MDTa hanya bisa memberi honorer paling tinggi Rp200 per bulan ke guru. Sejak tiga tahun terakhir ini, guru MDTa tidak lagi menerima dana hibah dari Pemkab Rohul. Kita harapkan, tahun ini Pemkab Rohul bisa mengakomodirnya sehingga keberadaan MDTa di Rohul bisa terus beroperasi,†kata Syahrudin. (Yus)