Kanal

Komit Berantas Narkoba, Kapolda Riau: Bandarnya Kita Tembak, Baru Nyahok

PEKANBARU, Riauin.com - Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara beri instruksi ke jajarannya tembak mati bandar besar narkoba. Kapolda juga meminta meningkatkan operasi pemberantasan narkotika di wilayah masing-masing.

Hal ini diungkap Kapolda Riau, Rabu (26/7/17). Menurut Kapolda, penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Riau memang cukup memprihatinkan.

Dari data yang ada kata Kapolda, sejak Januari hingga Juni 2017 saja, setidaknya jajaran Kepolisian di wilayah Riau sudah menerima laporan dan menangani 731 kasus narkoba.

"Narkoba ini memang salah satu penanganan prioritas kita. Saya sudah instruksikan jajaran untuk tembak itu bandar. Bahkan kemarin oknum polisi kita tembak. Harus bandarnya kita tembak, baru nyahok dia," ungkap Kapolda Riau didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo.

Disinggung mengenai fenomena peredaran narkoba di kawasan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan yang seakan menjadi mitos yang sulit dipecahkan, Kapolda optimis persoalan tersebut bisa terselesaikan.

Meskipun selama ini Ia mendapat laporan bahwa para pengedar dan bandar narkoba di kawasan tersebut terkenal lihai dalam menghindari petugas saat operasi, Kapolda berjanji akan memberangus peredaran narkoba disana.

"Untuk narkoba kita tidak ada pandang bulu. Siapa saja kita sikat," tegasnya

Hanya saja katanya, untuk untuk memberantas peredaran narkoba di Kampung Dalam ini, tidak bisa diselesaikan sendiri oleh institusi kepolisian saja.

"Ini masalah sosial. Penyakit masyarakat harus kuat-kuat, karena ini hampir sama dengan prostitusi. Dan ini merupakan persoalan sosial masyarakat disana dan pemda harus ikut berperan," ucapnya.

Karena itu, Kapolda meminta Pemda ikut turun tangan mengatasi persoalan peredaran narkoba di kawasan Kampung Dalam, Senapelan dengan melakukan relokasi masyarakat disana ke wilayah lainnya.

"Jadi Pemerintah Daerah juga harus merelokasi mereka yang disana. Kalau hanya polisi yang diandalkan ya begini-begini saja. Kita tangkap, kita penjarakann dan setelah itu keluar, kita ambil lagi, penjaran lagi dan keluar lagi dan mereka dagang lagi, begitu terus siklusnya," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga meminta dukungan semua pihak terutama media dan masyarakat mendukung upaya Polri memberantas penyakit masyarakat seperti narkoba dan perjudian yang meresahkan selama ini.

Apalagi kampung dalam selama ini menjadi salah satu surga peredaran narkoba di Pekanbaru. "Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, penyakit masyarakat ini bisa kita berantas,' harapnya.(src)


Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler