RIAUIN.COM - Penyekatan yang dilakukan dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) khususnya di Kota Pekanbaru telah berdampak positif dalam menurunkan angka penularan virus Covid-19.
Dari data terakhir yang di rilis pada Selasa (31/8/2021), terdapat 438 kasus baru di Provinsi Riau. Untuk Kota Pekanbaru, kasus positif harian Covid-19 berjumlah 217 pasien dan 8 orang meninggal dunia. Dengan penurunan jumlah kasus yang signifikan, ini merupakan dampak positif dari penerapan PPKM yang oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.
Disisi lain, warga merasa tidak nyaman dalam penyekatan yang dilakukan di beberapa titik, terutama di jalan-jalan protokol. Akibatnya, warga terpaksa memutar mencari alternatif jalan lain (jalan tikus) untuk menghindari penyekatan.
"Saya bingung ya, Pekanbaru level berapa sekarang, ada yang bilang level 3 ada juga yang bilang level 4," ujar Bima, seorang pemotor yang melintas, kepada Riauin, Rabu (1/9/2021).
Seperti diberitakan sebelumnya, Kota Pekanbaru menetapkan PPKM level 4 yang dimulai pada tanggal 24 Agustus hingga tanggal 6 September 2021 mendatang.
Hal ini tertuang dalam surat edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Wali Kota Pekanbaru nomor 19/SE/SATGAS/2021
tentang
Pedoman Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4
di Kota Pekanbaru.
Diketahui, SE tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar melaksanakan PPKM level 4 serta Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 36 tahun 2021 serta Instruksi Gubernur Riau Nomor 172/INS/HK/2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro di tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan sampai dengan Tingkat Rukun Warga (RW), Rukun Tetangga (RT) yang berpotensi Menularkan Covid-19. -dn