RIAUIN.COM - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir menyampaikan, hari ini laboratorium RSUD Arifin Achmad Pekanbaru memeriksa 2.282 sampel spesimen pasien Corona (Covid-19) dengan jumlah 2.135 orang diperiksa.
Dari semua spesimen yang diperiksa itu, terdapat 260 penambahan kasus baru terkonfirmasi Covid-19 di Riau.
Sedangkan 18 pasien meninggal dunia, 719 pasien dinyatakan sembuh dan dibolehkan pulang.
"Dengan tambahan ini, total terkonfirmasi Covid-19 di Riau menjadi 122.805 kasus, dengan rincian isolasi mandiri 4.849 orang, rawat di 693 orang, sembuh 113.579 orang dan 3.684 meninggal dunia," ujar Mimi melalui keterangan pers, Senin (30/8/2021).
Mimi menjelaskan, adapun 18 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19, diantaranya 3 dari Pelalawan yakni Ny. R (65), Ny. PSR (30), Tn. S (30), selanjutnya 2 orang warga Indragiri Hulu yakni Tn. S (64), Ny. R (26), 2 orang warga Kampar yakni Tn. A (57), Ny. S (67), kemudian 2 warga Kuansing yakni Tn. SR (48), Tn. H (53), Berikutnya 2 warga Pekanbaru yakni Ny. M (71), Ny. M (79), berikutnya 2 dari Rokan Hilir yakni Tn.J (46), Ny. S (34), 1 orang warga Bengkalis yakni Ny. N (64), 1 dari Dumai yakni Tn. MSW (77), 1 dari Rokan Hulu yakni Ny. J (41), 1 warga Siak yakni Ny. SM (53) dan 1 warga dari provinsi lain yakni Ny. NA (33).
Selain itu, lanjut Mimi, pasien suspek yang isolasi mandiri berjumlah 3.412 orang, isolasi di RS 132 orang, selesai isolasi 99.979 orang, meninggal dunia berjumlah 438 orang. Total suspek 103.961 orang.
"Sampai hari ini, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad telah memeriksa 590.787 spesimen," ujar Mimi.
Perempuan berhijab ini tak bosan-bosannya mengimbau masyarakat Riau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan cara pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak (physical distancing), kemudian sering mencuci tangan pakai sabun.--nal.